Realisasikan 18 Program Prioritas, Pemprov Butuh Pejabat yang Kuasai Bidangnya

KBRN, Bengkulu : 18 program prioritas Gubernur Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah mulai tahun depan akan direalisasikan.

Dalam persiapan realisasikan program, Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga akan kembali merombak semua pejabat pemprov. Baik pejabat eselon II, III dan IV, yang saat ini tengah menjabat.

Wagub Bengkulu Rosjonsyah mengatakan, dalam merealisasikan 18 program prioritas itu, dibutuhkan pejabat yang benar-benar menguasai dibidangnya.

Untuk itu akan menempatkan orang sesuai dengan kompetensi, sehingga bisa bekerja dengan optimal."Prinsip the right man in the right place menjadi penting untuk diterapkan.

Mengingat prinsip itu akan menentukan orang yang tepat pada tempatnya dan menduduki jabatan sesuai kemampuannya. Apalagi jika salah menempatkan orang tidak sesuai dengan kompetensinya, maka hasil pekerjaanya tidak akan optimal.

Tidak hanya itu, pejabat yang ditempatkan juga akan mampu mencapai target yang telah ditentukan. Sebab, 18 program prioritas Gubernur dan Wagub Bengkulu bukan hal yang mudah, jika pejabat yang ditempatkan salah penempatannya," jelasnya pada Rabu, (22/9/2021).

Menurut Rosjonsyah, tugasnya akan banyak melakukan pengawasan pegawai. Namun demikian, jika pegawai tidak sesuai dengan yang diharapkan, tentu dirinya sebagai Wagub juga memiliki kewajiban memberikan masukan kepada Gubernur, agar orang yang tidak tepat pada jabatannya bisa dilakukan pergantian dengan pejabat yang baru. 

"Saya ini tetap melakukan pengawasan," tambah Rosjonsyah.

Selain itu Rosjonsyah menegaskan, dirinya mengingatkan pelayanan ASN tersebut, bisa maksimal dikerjakan oleh BKD. Seperti kenaikan pangkat, mutasi hingga tambahan penghasilan pegawai (TPP) juga diminta untuk efektif dikerjakan. 

Contohnya TPP yang lambat, ternyata OPD yang lambat menyamaikan data ke BKD. Ini masalah, jangan OPD mengkambing hitamkan BKD, karena yang salah, kalau mau cepat ya harus cepat juga datanya," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Rosjonsyah juga telah memberikan pengarahaan agar pegawai tetap semangat bekerja. Apalagi jika bekerja lambat, juga akan menghasilkan hasil yang tidak maksimal.

"Kita berikan motivasi, agar bekerjanya lebih semangat," tukas Rosjonsyah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00