Terlambat Ikut SKD dan SKB, Peserta CPNS Pemprov Bengkulu Langsung Tak Lolos

KBRN, Bengkulu : Dalam pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provins (Pemprov) Bengkulu, khususnya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tidak ada kelonggaran seperti Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bahkan, jika peserta CPNS terlambat dari waktu tes, akan langsung dinyatakan tidak lolos atau gugur dalam seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi menyatakan, aturan tersebut memang sudah diatur oleh pemerintah pusat, sehingga BKD yang ada di daerah, hanya menjalankannya.

“Kepada peserta yang tidak hadir, maka dipastikan akan langsung gugur. Memang aturannya begitu," katanya pada Sabtu, (18/9/2021).

Dengan aturan yang ketat itu, Diah meminta kepada peserta untuk aktif memantau informasi. Termasuk jadwal tes SKD dan SKB yang akan mulai digelar akhir bulan ini.

“SKD akan dilakukan pada tanggal 29 September mendatang, selama 3 hari,” ujarnya.

Untuk tes SKD sendiri, ia menjelaskan, Pemprov telah bekerjasama dengan Universitas Bengkulu (UNIB) untuk pelaksanaanya. Hanya saja, bagi peserta yang di luar Provinsi Bengkulu, tidak harus datang ke Bengkulu dan juga bisa melakukan tes di setiap UPT Regional BKN terdekat.

"Jadi tidak mesti datang ke Bengkulu. Bisa di daerahnya masing-masing untuk ikuti tes," tuturnya.

Lebih lanjut untuk peserta yang terindikasi terpapar covid-19 atau reaktif, diakui, masih tetap diberikan kesempatan untuk ikut tes. Nantinya, BKD akan memberikan ruangan tersendiri bagi peserta yang bergejala covid-19.

"Kita siapkan tempat khusus nantinya. Untuk hari atau jadwal yang sama dengan peserta lain yang ikut SKD. BKD hanya membedakan ruangan saja, bagi peserta yang memiliki gejala terpapar covid-19,” pungkas Diah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00