Soal Covid-19, Senator Riri Apresiasi Imbauan Presiden

KBRN, Bengkulu : Setelah berkali-kali disarankan agar menjadikan agama sebagai solusi utama dalam menyelesaikan wabah corona, akhirnya Presiden Joko Widodo mengeluarkan permintaan agar segenap elemen bangsa memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang agar negara Indonesia segera terbebas dari pandemi.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief memberikan apresiasi atas anjuran presiden mengenai pentingnya zikir dan doa dari kalangan agamawan agar negeri yang dijuluki zamrud khatulistiwa ini segera terbebas dari pandemi.

"Semoga apa yang diminta presiden dapat dijalankan segenap warga negara sehingga bangsa ini mendapat cahaya terang untuk melanjutkan perjalanan menuju Indonesia maju. Anjuran presiden agar bangsa ini meminta jalan keluar dari pandemi kepada Allah subhanahu wa ta'ala adalah bukti bahwa beliau sosok Pancasilais," kata Hj Riri Damayanti John Latief, Senin (2/8/2021).

Perempuan dengan gelar Putri Dayang Negeri oleh Masyarakat Adat Tapus ini menekankan pentingnya anjuran presiden tersebut diikuti dengan dukungan materil dan immateril agar agamawan bersama petugas medis dapat berdiri dibarisan terdepan dalam melawan pandemi covid-19, baik oleh pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.

"Para pemuka agama ini paling ampuh dalam menangkal semua hoaks di media sosial dan mengajak masyarakat untuk patuh dengan protokol kesehatan, pentingnya vaksinasi dan memberikan motivasi agar masyarakat bisa optimis menetap hari depan. Di era pandemi ini, agamawan layak difasilitasi," ungkap Riri.

Wakil Ketua Bidang OPK BKMT Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bengkulu ini memaparkan, banyak kejadian tak terduga terjadi di dunia akibat wabah corona yang menembus hukum-hukum normal dan akal manusia, membantah setiap teori dan tak mampu diselesaikan oleh teknologi canggih sekalipun.

"Negara-negara bersih, punya teknologi canggih, orang-orang yang tinggal di lingkungan istana yang higienis, dokter dengan alat pelindung diri lengkap, yang boleh dibilang nggak mungkin atau kecil sekali kemungkinan terpapar corona tapi justru terpapar," ucap Senator Riri.

Senator Bengkulu ini menambahkan, wabah corona telah membuktikan kebesaran Allah subhanahu wa ta'ala yang ketika berkehendak mampu menjadikan manusia laksana tumpukan daging bernafas yang tak berguna padahal hanya diserang oleh virus yang tak kasat mata.

"Kota-kota yang tadinya hingar bingar sebagai pusat hiburan, perjudian dan pelacuran kini sepi. Makkah yang biasa penuh sesak pun kini terlihat kosong. Sekarang baru manusia banyak sadar bahwa uang yang dikumpulkan siang dan malam tidak berarti apa-apa kalau selang ventilator sudah masuk hidung. Semoga anjuran presiden bisa membuat kita semua sadar dan segera bertobat kembali kepada Allah subhanahu wa ta'ala," demikian Hj Riri Damayanti John Latief.

Minggu, 1 Agustus 2021, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka mengatakan doa adalah senjata orang mukmin atau orang beriman yang dapat menjadi kekuatan maha dahsyat untuk membangkitkan harapan, terutama di masa pandemi saat ini.

Pada acara yang berlangsung secara virtual di Jakarta itu, presiden mengingatkan sebagai bangsa yang berketuhanan, doa harus menjadi senjata bagi orang mukmin, penguat dan penyembuh.

Selain itu, presiden juga mengajak seluruh pihak mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini merupakan berkat rahmat Allah subhanahu wa ta'ala sebagai buah perjuangan dari para syuhada, dan semangat persatuan dan kebersamaan dari seluruh anak bangsa tanpa mengenal perbedaan suku, agama dan juga golongan.Presiden mengingatkan bahwa Indonesia sedang menghadapi ujian sangat berat yaitu pandemi covid-19. Oleh karena itu ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan merapatkan barisan bahu-membahu melakukan ikhtiar lahir maupun batin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00