KIP Bengkulu Kewalahan Selesaikan Sengketa Informasi

KBRN, Bengkulu : Pasca kekosongan seorang komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Bengkulu secara tidak langsung menyebabkan sedikit kewalahan dalam menyelesaikan sengketa informasi.

Sementara untuk Pargantian Antar Waktu (PAW) komisioner almarhumah Tri Susanti hingga saat ini diketahui belum berproses.

Ketua KIP Provinsi Bengkulu, Albert Satya Jaya, SE mengatakan, dengan kekosongan komisioner, pihaknya sedikit keteteran.

Mengingat sengketa informasi ini harus diselesaikan dengan cara sidang. Apalagi kekosongan komisioner ini pada bidang sengketa informasi, sehingga cukup perannya. Oleh karena itu diharapkan berharap bulan depan pengganti bisa segera dilantik.

"Persidangan dalam sengketa informasi publik ini cukup panjang. Dengan kekosongan satu komisioner, tidak ada lagi waktu istirahat bagi komisioner yang tersisa. Sementara pengaduan sengketa informasi publik di daerah kita ini cukup banyak, karena juga mengakomodir laporan dari kabupaten/kota," terangnya pada Senin, (26/7/2021).

Albert menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang No 14 tahun 2008, bagi komisioner yang berhalangan tetap seperti almarhummah, harus segera diganti.

"Terkait pergantian ini kewenangan kita hanya sebatas mengusulkan atau melaporkan bahwa salah satu komisioner KIP Provinsi Bengkulu berhalangan tetap. Laporan yang dimaksud sudah kita sampaikan kepada Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu. Hanya saja sejauh mana tindaklanjut dari laporan itu, kita juga belum tahu," jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk tahapannya, setelah Komisi I DPRD menerima laporan dari pihaknya, diproses dan kemudian DPRD secara kelembagaan menyurati Gubernur untuk di-SK-kan penggantinya, serta dilantik.

"Harapan kita proses PAW dapat segera berproses. Mengingat kekosongan satu komisioner berdampak pada tugas kita dalam menyelesaikan sengketa informasi publik," tukas Albert.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00