Selama PPKM Mikro, Masih Ada Pesta Pernikahan

BENGKULU, KBRN: Selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Kota Bengkulu, petugas masih menemukan ada pelanggaran, yakni masih ada warga yang menggelar pesta pernikahan dan doa saat kematian.

Hal itu disampaikan Dandim 0407 Bengkulu Kolonel Infanteri Uci Cambayong yang dikonfrimasi terkait hasil evaluasi pelaksanaan PPKM di Kota Bengkulu belum lama ini. Menurut dia, terhadap warga yang menggelar pesta perkawinan itu petugas sudah memberikan tindakan humanis.

Uchi mengatakan, rapat evaluasi PPKM sendiri rutin digelar dua kali dalam sebulan bersama unsur Forkopimda lainnya. Termasuk melibatkan lurah dan RT yang menjadi leading sektor pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah Kota Bengkulu.

Menurut dia, dalam pelaksanaan PPKM sebelum diperpanjang, masih banyak warga yang belum memahami kebijakan tersebut. Namun seiring waktu, Dandim meyakini pelaksanaan PPKM yang sudah kembali diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang akan jauh lebih baik.

"Dengan terus diberi pemahaman termasuk arahan Gubernur, Kapolda dan Danrem, mudah- mudahan PPKM ke depan jauh lebih baik sehingga upaya menurunkan jumlah kasus terpapar Covid 19 bisa tercapai," kata Dandim.

Dandim menegaskan, dalam masa perpanajangan PPKM, Kota Bengkulu sendiri akan menerapkan PPKM level IV. Karena itu, kata dia, penerapan protokol kesehatan akan lebih ditingkatkan.

"Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa saat menjalani isolasi mandiri tidak bisa bebas kemana-mana. Rumahnya nanti akan diberi tanda sehingga bisa terpantau dan warga sekitar juga bisa tahu apa yang bisa menjadi perannya," kata Uchi.

(Foto: Dandim 0407 Bengkulu Kolonel Inf Uci Cambayong)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00