Ditengah Kebijakan PPKM, Harga TBS Kelapa Sawit di Bengkulu Masih Stabil

KBRN, Bengkulu : Di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Provinsi Bengkulu masih tetap stabil.

Untuk harga TBS kelapa sawit pada bulan ini paling tinggi Rp. 2.275, dan paling rendah Rp. 1.711. Sedangkan untuk tingkat pabrik, rata-rata harga TBS kelapa sawit Rp. 1.993 per Kg.

“Harga TBS ini masih sangat stabil, walaupun saat ini diketahui adanya kebijakan PPKM dalam rangka menekan lanju penyebaran Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Ir. Ricky Gunarwan dalam keteranganya.

Menurut Ricky, harga TBS bulan ini sebenarnya masih sama dengan bulan lalu, sehingga tidak ada penurunan dan kenaikan TBS dalam 2 bulan terakhir. Tapi jika dibandingkan harga TBS pada bulan Mei lalu sebesar Rp. 2.104 per Kg, ada kenaikan sekitar Rp. 171 untuk setiap Kg.

“Kitapun berharap harga TBS ini tetap stabil hingga kedepannya," kata Ricky pada Sabtu, (24/7/2021).

Selain itu Ricky menyampaikan, stabilnya harga TBS ini tidak lepas dari langkah pemerintah pusat yang tengah gencar memproduksi bio solar B20 dan B30, sebagai bahan bakar minyak (BBM).

Mengingat produksi BBM itu menggunakan CPO (Crude Palm Oil) atau minyak kelapa sawit.

"Dengan langkah itu juga, harga TBS tidak sepenuhnya tergantung dengan harga CPO tingkat dunia," jelasnya.

Seiring dengan itu ditambahkan, Pemprov juga terus mendorong pabrik CPO meningkatkan produksi, sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan pembuatan bio solar.

"Di wilayah Bengkulu ini terdapat 30 pabrik CPO, yang tersebar mulai dari Kabupaten Mukomuko hingga Kaur, sehingga kita optimis harga TBS bakal terus stabil," tutup Ricky.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00