Senator Apresiasi Program Reforma Agraria di Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief memberikan apresiasi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang memasukkan Bengkulu masuk dalam daftar prioritas pembangunan wilayah Sumatera pada Program Reforma Agraria.

"Ini kabar bagus karena semangatnya untuk mengejar pertumbuhan dan pemerataan. Dua hal ini memang jadi masalah utama di Bengkulu sejak sebelum pandemi sampai kini. Mudah-mudahan seluruh pihak terkait bisa kompak mengoptimalkan program Reforma Agraria ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu," kata Hj Riri Damayanti John Latief, Rabu (23/6/2021).

Alumni Magister Manajemen Universitas Bengkulu ini menuturkan, ketika masyarakat memiliki lahan, maka semakin banyak lahan tidur yang bisa dikembangkan entah untuk pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, wisata, pengembangan infrastruktur, dan lain sebagainya.

"Masyarakat adat, masyarakat lokal, petani-petani rajin yang nggak punya tanah, penggarap miskin, nelayan-nelayan kampung yang suka bekerja keras, semua berhak punya lahan untuk mengangkat harkat dan martabat hidupnya. Ini bekal yang sangat keren untuk bangkit dari pandemi," ujar Senator Bengkulu ini.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai (PJPP) ini berharap pemerintah dapat melibatkan organisasi-organisasi petani dan aktifis yang konsen dalam hal pendistribusian lahan secara adil dalam program ini sehingga tidak menimbulkan kegaduhan agraria di tengah-tengah masyarakat.

"Perkuat penyuluhan dan pelatihan untuk petani. Pastikan kalau lahan yang didapat petani bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk sejahtera setelah mengolah tanah, bukan dengan diperjualbelikan demi nafsu konsumtif yang nggak seberapa. Syukur-syukur setiap kelompok tani yang dapat lahan bisa dikasih modal dan sarana produksi seperti hand tractor. Saya yakin cara ini sangat bagus untuk bangkit dari pandemi," imbuh Senator Riri.

Pada, pekan lalu Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra menerangkan Provinsi Bengkulu masuk dalam daftar prioritas pembangunan wilayah Sumatera pada Program Reforma Agraria meliputi Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, serta Kabupaten Bengkulu.

Kementerian ATR/BPN berharap berbagai isu yang menjadi kendala dapat diselesaikan melalui kawasan andalan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional. Dengan demikian, suatu kawasan dikembangkan untuk mengurangi kesenjangan antar daerah melalui pengembangan kegiatan ekonomi.Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan pemerintah daerah menyambut baik program ini.

Gubernur berharap program ini memberikan manfaat untuk masyarakat Bengkulu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00