Realisasi Pembangunan Fisik Terlambat Disebabkan Review Design

KBRN, Bengkulu : Memasuki bulan Juli 2021, realisasi pembangunan khususnya bidang infrastruktur yang tertuang dalam APBD Provinsi Bengkulu, belum sepenuhnya bisa berjalan maksimal.

Hal itu disebabkan ketersediaan anggaran dana yang tidak sesuai proses perencanaan, sehingga harus melakukan review design terhadap rencana pembangunan infrastruktur sebelum dilakukan tahapan lelang.

Dicontohkan, hasil perencanaan dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 10 milyar, seharusnya teranggarkan juga sebesar Rp. 10 milyar. Mengingat jika dananya tidak mencukupi, mengharuskan dilakukan review design.

“Realisasi pembangunan infrastruktur tahun anggaran ini, memang mengalami keterlambatan. Apalagi saat ini sebagian besar masih proses lelang, baik untuk pengawasan maupun pekerjaan fisiknya. Itu disebabkan, anggaran dana yang sebelumnya diperuntukan, ada yang tidak sesuai dengan perencanaan awal, sehingga dilakukan review design sebelum diusulkan untuk dilakukan lelang,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Ir Mulyani dalam keterangannya.

Mulyani mengakui, dengan dilakukan review design yang membutuhkan waktu, sehingga untuk proses lelangnya mengalami keterlambatan dalam pengusulannya. Belum lagi setelah proses lelang berjalan, juga masih ada proses sanggahannya.

“Untuk proses review design yang sudah selesai, saat ini telah mulai dilakukan lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Bengkulu,” kata Kepala Dinas yang akrab disapa Ning ini pada Senin, (21/6/2021).

Sementara itu, berdasarkan data di webiste LPSE Provinsi Bengkulu, usulan paket lelang yang baru disampaikan Dinas PUPR Provinsi, baik untuk pekerjaan pengawasan maupun pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan, bangunan dan saluran irigasi sebanyak 15 paket.

Sedangkan yang  belum masuk, diakui, disamping masih ada yang proses review design, juga sedang persiapan berkas.

“Insya Allah, kita (Dinas PUPR,red) menyakini tahun ini akan terlaksana pembangunan infrastruktur yang sudah masuk dalam APBD tahun ini,” demikian Mulyani.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00