Soal Seleksi Komisoner KPID Bengkulu, Dinas Kominfotik Dengan KPID Ada Miskomunikasi

KBRN, Bengkulu : Terkait belum berprosesnya seleksi komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bengkulu, lantaran adanya miskomunikasi antara Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu dengan KPID.

Miskomunikasi yang dimaksud, lantaran Dinas Kominfotik Provinsi merasa mempunyai andil dan kapasita dalam melakukan seleksi Tim Seleksi (Timsel) komisioner KPID, sehingga pihak DPRD Provinsi Bengkulu melalui Komisi 1 terpaksa harus meluruskan. Mengingat terkait kewenangan yang dimaksud ada pada DPRD Provinsi.

Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH, MH dalam keterangannya.

Dengan telah diluruskan pokok permasalahan kata Usin, dipersilakan Dinas Kominfotik dan KPID masing-masing mengajukan 5 nama sebagai calon Timsel. Kemudian setelah itu nantinya DPRD Provinsi berembuk siapa 5 nama yang dimaksud memenuhi syarat menjadi Timsel.

"Sejauh ini baru KPID yang sudah mengajukan nama-nama calon Timsel. Untuk Timsel sendiri harus independen," ujar Usin pada Jumat, (11/6/2021).

Lebih lanjut Usin menambahkan, Timsel nantinya harus memenuhi peraturan, diantaranya memiliki latarbelakang sebagai akademisi, praktisi, dan tokoh masyarakat. Oleh karena itu bagi yang ingin maju sebagai komisioner nantinya dipersilahkan.

Hanya saja untuk komisioner KPID yang kembali maju, tidak harus mengikuti seleksi dari awal lagi dan tetap wajib mengikuti fit and proper tes saja.

"Terkait proses seleksi ini sendiri, dalam bulan ini kita bakal menggelar rapat internal. Namun nantinya tetap saja menunggu delegasi dari pimpinan DPRD Provinsi. Mengingat biasanya surat terkait proses seleksi KPID ini, disampaikan ke DPRD secara kelembagaan. Kemudian pimpinan mendelegasikannya kepada kita di Komisi I," tukas Usin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00