Tim PMI Aktif Turun Sosialisasikan Prokes ke Masyarakat di Pusat Keramaian

KBRN, Bengkulu : Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu melalui Satgas Pelayanan Ambulance dan Pertolongan Pertama yang diterjunkan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021 Masehi, aktif mensosialiasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 kepada masyarakat.

“Tim satgas kita, selain aktif bergabung di dalam Posko Lebaran Pemerintah Daerah yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota, juga turun langsung menyapa masyarakat agar tetap menerapkan 3 M yakni, memakai masker, menggunakan handsanitizer/ mencuci tangan dan menjaga jarak antar sesama,” ungkap Sekretaris PMI Provinsi Bengkulu Joni Saputra dalam keterangannya.

Joni menjelaskan, dari laporan yang diperoleh, tim satgas yang bergabung di posko Pemerintah Daerah, diantaranya, di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara yakni Ketahun, Putri Hijau, Giri Mulya dan Kota Arga Makmur.

Lalu Kabupaten Mukomuko, Teras Terunjam dan Teramang Jaya. Kemudian Kabupaten Bengkulu Tengah, tepatnya Pasar Pedati dan Pondok Kelapa, tim membagikan masker dan handsanitizer kepada masyarakat yang melewati, maupun berhenti untuk beristirahat di posko Lebaran.

Begitu juga di Kota Bengkulu sendiri, diakui, tim satgas juga menyisir kawasan objek wisata Pantai Panjang yang tetap buka dengan jalur lalu lintas kendaraan hanya satu arah, yakni, di kawasan Sport Center, Pasar Panorama dan Taman Berkas, dengan membagikan masker kepada masyarakat.

“Tim satgas kita sengaja turun ke sejumlah lokasi itu, karena memang dianggap rawan terjadinya kerumunan yang dikawatirkan tempat penyebaran virus corona. Makanya dengan tim satgas yang menyapa sembari mensosialisasikan prokes, masyarakat dapat terhindar dari paparan virus yang diketahui telah memakan korban jiwa ini,” terangnya pada Sabtu, (15/5/2021).

Lebih lanjut ditambahkan, meskipun sejauh ini satgas belum menemukan kejadian yang membutuhkan pertolongan pertama, namun dipastikan selalu siap siaga jika dibutuhkan.

Apalagi jumlah tim satgas sebanyak 107 orang, dan sebanyak 27 unit ambulance di nilai mencukupi dan selalu siap memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, diantaranya, kecelakaan maupun sakit jika ingin kerumah sakit.

“Tim kita ini tupoksi nya juga kita diberikan tambahan seiring adanya warning dari BMKG bahwa tingginya intensitas hujan, sehingga rawan terjadinya bencana alam. Untuk itu di minta tim ikut memantau dan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan nantinya,” pungkas Joni.

Sementara, disamping tim aktif mensosialisasikan prokes, membagikan masker dan handsanitizer, di Kabupaten Rejang Lebong juga melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah lokasi, seperti, di Kelurahan Simpang Nangka dan Kelurahan Cawang Baru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00