Cegah Peningkatan Kasus Selama Lebaran, Masyarakat Bengkulu Diajak Dirumah Saja

KBRN, Bengkulu : Mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid 19 yang siknifikan selama Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, masyarakat dalam wilayah Provinsi Bengkulu diimbau dapat menahan diri, untuk tidak keluar rumah terlebih dahulu.

Pernyataan itu diungkapkan Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah dalam keterangannya.

Menurut Wagub Rosjonsyah, jika mengikuti instruksi pemerintah pusat, sebetulnya seluruh dibatasi, termasuk mudik lebaran dan mengunjungi objek wisata. Tetapi untuk di wilayah Bengkulu hanya memberlakukan larangan mudik antar provinsi dan penutupan objek wisata.

Oleh karena itu diharapkan Wagub, imbauan tersebut agar dapat diindahkan, demi untuk menyelamatkan keluarga, dengan tidak sampai terpapar Covid 19.

“Diketahui kasus Covid 19 di wilayah Provinsi Bengkulu masih tinggi, sehingga saat ini dituntut penanganan yang lebih serius lagi dari Pemerintah Daerah. Makanya masyarakat juga diminta mentaati imbauan pemerintah,” ujarnya pada Jumat, (14/5/2021).

Lebih lanjut Wagub Rosjonsyah mengaku, selama lebaran ini akan selalu berada di rumah, meskipun kegiatan open house tidak diperbolehkan.

“Langkah demikian dilakukan sebagai salah satu upaya mencegah penularan Covid 19, karena dengan kegiatan open house, bisa mengundang kerumunan,” terangnya.

Sementara dari data perkembangan kasus Covid 19 pertanggal 14 Mei, total kasus konfirmasi di Provinsi Bengkulu sampai saat ini sebanyak 7.430 kasus dengan penambahan sebanyak 29 kasus.

Sedangkan kasus konfirmasi aktif sebanyak 881 orang, dan yang sembuh sebanyak 6.374 orang atau bertambah sebanyak 40 orang. Kemudian kasus kematian sebanyak 175 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00