FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Komisi IX DPR RI Dorong Pemerintah Percepat Pengadaan Vaksin

KBRN, Bengkulu : Komisi IX DPR RI terus mendorong Kementerian Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia untuk bisa mempercepat pengadaan vaksin, agar seluruh masyarakat Indonesia bisa segera di vaksin.

Mengingat vaksinasi tersebut merupakan salah satu upaya menciptakan kekebalan tubuh kelompok, sehingga bisa terhindar dari paparan Covid 19.

“Negara-negara pemasok vaksin, saat ini belum mau menyalurkan, karena kasus Covid 19 di negaranya masih terjadi, bahkan tinggi. Tapi kita dari legislatif meminta Pemerintah bisa mencarikan solusi terbaiknya,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati, ketika menyikapi pelaksanaan vaksinasi yang belum sepenuhnya menjangkau sasaran di negeri ini, termasuk di Bengkulu, lantaran persediaan vaksin yang ada masih kurang.

Menurut Elva, mengatasi kekurangan persediaan vaksin tersebut, saat ini selain Pemerintah memproduksi sendiri, juga melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia terus melakukan lobi-lobi terhadap negara pemasok vaksin lainnya.

Oleh karena itu diharapkan langkah yang dilakukan tersebut, bisa memenuhi kekurangan vaksin untuk masyarakat Indonesia, termasuk di Bengkulu.

“Mudah-mudahan saja langkah Pemerintah dalam rangka memberikan jaminan kepada seluruh masyarakat Indonesia, akan mendapatkan vaksin Covid 19 secara gratis, bisa terpenuhi,” ujar politisi perempuan PDIP ini pada Minggu, (18/4/2021).

Selain itu Anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini juga mengingatkan Pemerintah dalam pemberian vaksin Covid 19 yang diketahui bermacam-macam merek ini, agar benar-benar sudah melalui uji klinis dan mengantongi izin dari BPOM. Apalagi jika vaksin itu tidak memenuhi syarat, dikawatirkan akan berdampak tidak baik terhadap penerimanya nanti.   

“Soal pro dan kontra mengenai vaksin tersebut, pasti selalu ada, dan dimana saja tetap ada. Tapi yang harus kita ketahui, vaksin yang belum mendapat izin BPOM, agar tidak diberikan dulu kepada masyarakat,” imbuh Elva.

Kendati demikian ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat baik yang sudah divaksin maupun yang belum, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni, selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan. Mengingat langkah demikian merupakan salah satu upaya pencegahan terpapar Covid 19, disamping diberikan vaksin.

“Meskipun kita sudah di suntik vaksin, namun jangan anggap remeh dulu. Vaksin itu membuat imun daya tahan tubuh kita kuat. Tapi kemungkinan terpapar masih ada, makanya agar terus menerapkan prokes Covid-19,” demikian Elva Hartati.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00