Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Legislator Ingatkan Masyarakat Mewaspadai Ancaman Teroris

KBRN, Bengkulu : Anggota MPR/ DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Elva Hartati pada Jumat, (16/4/2021) kembali mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan kepada sejumlah kelompok masyarakat yang ada di Bengkulu.

Dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan dengan tetap menerspksn prokes pencegahan Covid 19, tepatnya Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menekankan kepada masyarakat agar mewaspadai keberadaan teroris. Mengingat hal itu merupakan salah satu ancaman yang dapat memecah belah NKRI.

“Masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu harus turut berperan dalam mencegah, mengawasi dan senantiasa mewaspadai ancaman teroris. Apalagi aksi-aksi yang diduga dilakukan teroris seperti beberapa waktu lalu, secara tidak langsung niatnya untuk menjatuhkan bangsa ini,” kata Elva Hartati dalam keterangannya.

Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu ini menyampaikan, tidak dipungkiri saat ini bangsa Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, sedang solid-solidnya untuk mewujudkan pembangunan yang merata.

Dengan itu Elva mengaku sedikit heran kenapa para teroris nekad melakukan aksi bom bunuh diri. Terlebih dengan juga membawa keluarganya.

“Adanya aksi tersebut terjadi karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin menggoyang kondisi ataupu suasana pemerintahan saat ini. Makanya dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini akan timbuh rasa cinta tanah air, sehingga diharapkan aksi-aksi terorisme dapat dicegah sejak dini,” harapnya.

Lebih lanjut ia meminta peran aktif masyarakat, agar dapat mengawasi gerakan-gerakan yang mengarah pada tindakan terorisme. Bahkan jika ada yang mencurigakan dipersilahkan melapor kepada aparat penegak hukum setempat.

"Mewaspadai sejak dini juga penting, ketika kita melihat ada yang mencurigakan, tidak ada salahnya langsung melapor pada penegak hukum," demikian Elva.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00