Covid 19 Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Masyarakat Jangan Dulu Mudik Lebaran

KBRN, Bengkulu : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19, Letjen TNI (HC) Doni Monardo di Bengkulu, menyampaikan apresiasi atas kinerja dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dengan didukung segenap komponen yang ada, termasuk TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat yang telah bekerja keras selama satu tahun terakhir dalam pengendalian Covid 19, sehingga kasusnya dalam kategori relatif rendah.

Berdasarkan data, kasus Covid 19 di Provinsi Bengkulu berada pada urutan ke 5 terakhir.

Bahkan kasus aktifnya lebih rendah dari kasus nasional diangka 6,80 persen, Bengkulu berada di angka 6,56 persen. Sedangkan untuk angka kesembuhannya, Bengkulu 90 persen, artinya juga lebih baik.

“Khusus untuk kasus kematian, Bengkulu memang masih ada sedikit perlu penanganan yang lebih ekstra, karena saat ini masih berada diangka 2,75 persen dan nasional diangka 2,71 persen. Apalagi itu terjadi diperkirakan kasus terpaparnya terlambat dalam penanganan, sehingga menimbulkan kematian,” imbuhnya pada Jumat, (16/4/2021).

Lebih lanjut Doni juga mengingatkan kepada Pemprov bersama komponen yang ada, agar jangan pulang dulu atau mudik ke kampung halamannya pada saat lebaran Idul Fitri ini. Pasalnya kasus Covid 19 masih ada, meski di Indonesia relatif terkendali, bukan berarti sudah berakhir, bahkan masih mengancam jiwa semua.

“Di beberapa negara kasus aktif dan kematiannya mengingkat pesat. Oleh karena itu saya minta semua bersabar saja dulu, sebab jangan sampai keberhasilan dalam pengendalian kasus dalam dua bulan terakhir ini, sampai terganggu disebabkan liburan yang akan datang. Apalagi siapa saja yang pulang berpotensi membawa virus Covid 19 ke daerah, dan tidak semua perkampungan di daerah memiliki rumah sakit yang memadai,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan, sejalan dengan arahan pihak BNPB, pihaknya akan meningkatkan kepatuhan dan kesadaran semua pihak, untuk tidak pulang mudik saat lebaran Idul Fitri nanti, terutama antar provinsi.

“Kita akan memperhatikan masyarakat mudik antar provinsi, tapi jika masih dalam wilayah provinsi Bengkulu, masih dipertimbangkan untuk diperbolehkan,” jelas Gubernur.

Ditambahkan Gubernur, untuk mencegah penyebaran Covid 19, pihaknya juga menekankan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun.

“Diimbau selalu kepada masyarakat agar jangan sampai kendor prokes pencegahan Covid 19 dalam kehidupan sehari-harinya,” demikian Rohidin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00