Polri Komitmen Makin Presisi, Profesional dan Humanis

BENGKULU, KBRN: Di usianya yang ke-76 tahun, Polri dinilai sudah jauh lebih baik. Tak hanya dari segi penegakan hukum, tapi juga sisi pelayanan. Apalagi Polri juga telah mengembangkan beragam layanan digital untuk mengoptimalkan kinerja dan pelayanannya sekaligus memutus praktik negatif yang selama ini terjadi.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengatakan, salah satu layanan yang dikembangkan Polri adalah pelayanan digital atau secara online untuk beragam keperluan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan secara langsung.

"Misalnya, untuk membuat SIM itu tidak lagi harus di satu lokasi yang sama dengan domisili. Tapi bisa dari mana saja. Petugas dan masyarakat juga tidak harus bertatap muka. Masyarakat bisa pakai metode transfer. Ini untuk mencegah praktik pungli," jelas Sudarno saat Dialog Lintas Bengkulu Pagi RRI Edisi Senin, 04 Juli 2022.

Ia mengakui, di usai Polri yang sudah 76 tahun, Polri sendiri belum dalam kondisi ideal. Dari sisi jumlah personil, yang ada saat ini baru tercapai 40 persen. Polda Bengkulu misalnya. Saat ini jumlahnya baru sekitar 5 ribu dari jumlah idel sekitar 10 ribu personil.

Dengan jumlah itu, kata Sudarno, tak heran jika ada Polsek yang kekuatan personilnya hanya 12-20 orang. Sementara idealnya, satu Polsek beranggotakan 40-50 personil.

Di sampaing terus memenuhi amanat UU sebagai penegak hukum, selama dua tahun terakhir, Polri sendiri dihadapkan dengan tugas tambahan terkait penanganan pandemi Covid-19. Tak cuma mengamankan berbagai kegiatan penanganan Covid-19, Polri bahkan terlibat serta dalam melaksanakan program pelaksanaan dan percepatan vaksinasi.

"Polri juga ikut mendukung program pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19. Kalau di Bengkulu, kita komitmen mendukung pemulihan ekonomi ini dengan terus menjaga keamanan dan situasi kamtibmas yang kondusif agar iklim investasi juga bertumbuh positif," ujar Sudarno.

Sudarno mengatakan, saat ini memang terjadi perubahan dalam bersikap terhadap pelayanan sehingga terasa lebih humanis. Polri juga mengoptimalkan penggunaan berbagai platform media sosial untuk menyapa masyarakat.

"Agar makin dekat dengan masyarakat, Polri kini juga memanfaatkan media sosial dalam menyampaikan informasi atau sosialisasi program dan kinerja Polri. Beragam platform media sosial kita buat untuk semakin komunikatif dan dekat dengan masyarakat. Ini sekaligus mensiasati keterbatasan jumlah personil. Friksi memang bisa terjadi, tapi kita akan terus menerus melakukan perbaikan agar semakin baik," katanya.

Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu Supratman mengatakan, peran Polri selama dua tahun terakhir dalam masa pandemi Covid-19 sangat terasa. Terutama dalam mendorong percepatan vaksinasi. Termasuk dengan kegiatan bakti sosial Polri yang dirasakan langsung oleh warga.

Di usai Polri yang sudah 76 tahun, Iwan berharap Polri bisa semakin baik dan profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita akui Polri sudah jauh lebih baik saat ini. Ke depan kita juga berharap Polri bisa semakin presisi dan profesional. Terutama juga dalam menyikapi hoax yang makin mendekati tahun politik ini bakal makin marak," tukas Iwan.

Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Wibowo Susilo menambahkan, Polri kini tak hanya dirasakan kehadirannya, tapi juga menolong. Terutama selama masa pandemi dengan menggencarkan vaksinasi. "Tak bisa terbayangkan kalau vaksinasi hanya digencarkan oleh pemerintah daerah tanpa keterlibatan Polri," imbuh Wibowo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar