Heboh Warga Net Ngaku Dapat Uang Palsu di ATM, Kapolres Imbau Laporkan

BENGKULU, KBRN: Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady meminta warga atau korban peredaran uang palsu agar melapor peristiwa yang dialami ke polisi sehingga pihaknya bisa membongkar jaringan pelaku. 

'Kalau ada yang mendapat uang palsu lapor ke Polres supaya kami bisa kembangkan informasi itu untuk mengungkap pelaku dan jaringannya," kata Andi. 

Penegasan itu disampaikan Andi menyikapi sejumlah informasi yang dilontarkan netizen lewat media sosial. Di antaranya ada yang mengaku menjadi korban atau mengetahui kejadian karena menimpa tetangga atau kerabat dekat. 

Bahkan ada netizen yang mengaku mendapatkan uang palsu dari ATM. Jumlahnya juga bervariatif, mulai pecahan 50 ribu sampai 100 ribuan. 

Meski ada berbagai pengakuan, Polres Bengkulu belum sekalipun menerima laporan resmi terkait peredaran uang palsu pasca penangkapan terhadap dua pelaku pengedar uang palsu di Kota Bengkulu. 

Padahal berdasarkan pengakuan keduanya, sudah ada uang palsu yang sempat diedarkan mencapai Rp 3,6 juta di Kota  Bengkulu. Andi mengatakan, kejahatan peredaran uang palsu di Kota Bengkulu memang bukan kali ini saja, tapi sudah berulang. 

"Ayo, kalau memang ada, laporkan. Kami akan mengembangkan. Dan kami jamin yang melaporkan tidak akan dibebankan apa-apa. Justru keterangan itu akan membantu mengembangkan kasus yang sedang kami tangani," kata Andi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar