"Yuli Rahmawati", Gadis Kaur 13 Tahun Penderita Gizi Buruk Belum Ditangani

Yuli Rahmawati penderita gizi buruk butuh pengobatan

KBRN, Bengkulu : Yuli Rahmawati (16), anak dari Saparudin (44) dan Alesti (42), penderita gizi buruk di Desa Beriang Tinggi Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, terbaring lemah selama 13 tahun di kediamannya.

Kakak Kandung Yuli, Neneng menerangkan adiknya menderita gizi buruk sejak umur 3 tahun di mana awal mulanya Yuli mengalami step hingga didiagnosa oleh salah satu dokter di Bengkulu dengan sakit saraf.

Neneng mengungkap keluarganya yang memiliki keterbatasan perekonomian dengan terpaksa membiarkan Yuli terus dalam keadaan sakit hingga umurnya dewasa ini. 

"Kami berharap ada yang bisa membantu biaya pengobatan adik kami. Kami sudah berusaha dengan kemampuan kami namun pengobatannya hanya sebatas penanganan dasar dan belum sampai ke tahap penyembuhan," kata Neneng, Minggu (16/5/2022).

Yuli, lanjut Neneng sudah pernah dirawat di RSUD Kaur, dan pernah juga dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu hingga ke Rumah Sakit M Hoesin Palembang. Namun sayangnya sampai hari ini penyakit tersebut terus menyerang korban.

"Salah satu dokter menyebut sakitnya bisa disembuhkan. Kami juga sudah pernah membawanya ke rumah sakit Palembang tapi apa daya, belum sembuh kami sudah harus pulang karena biaya operasional juga tidak mencukupi," ujarnya. 

Orangtua Yuli yang bekerja sehari-hari sebagai pembuat batu bata mengharapkan uluran tangan para dermawan dan pihak pemerintah daerah Kabupaten Kaur maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk sama-sama membantu keluarga ini membiayai pengobatan Yuli.

"Tolong banget. Dari kemaren kami minta tolong, tapi tidak ada yang perduli sama kami. Dari umur 4 tahun sampai sekarang 16 tahun pun tidak ada dapat bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah," ujarnya.

Untuk itu, bagi dermawan yang ingin membantu pengobatan Yuli, kami memfasilitasi penggalangan dana melalui nomor rekening 1050201018322 (Bank Bengkulu-Neneng Uliya). Dermawan juga dapat langsung mengkonfirmasi keadaan Yuli melalui nomor berikut 0852-6755-5677.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar