Praktisi Pendidikan: Kebebasan Dalam Berekspresi Kaum Muda Perlu Dibimbing Orang Tua

KBRN, Bengkulu: Derasnya arus globalisasi dan cepatnya perubahan zaman membuat banyak pihak terkejut dengan beragam perubahan sosial yang terjadi ditengah masyarakat, salah satu aspek yang banyak menjadi sorotan adalah kecenderungan degradasi moral yang dialami oleh remaja.

Di media sosial tanpa rasa malu sejumlah pelajar mempertontonkan hal yang kurang pantas atau dengan senang melakukan pelanggaran aturan ataupun hukum demi dikenal dikanal media sosial.Pemerhati pendidikan UMB Elfahmi Lubis tidak menampik akan sejumlah perilaku pelajar saat ini, namun ia tidak sepakat bila hal itu merupakan bentuk dari degradasi moral ataupun degradasi etika generasi muda. Ia menyebut generasi muda hanya melakukan sesuatu tidak pada tempatnya dan disaat itulah peran orang rua, guru dan tokoh masyarakat harus lebih ditingkatkan guna memberikanpendampingan. Era teknologi yang bagi sebagian orang merupakan hal serba baru perlu disikapi lebih bijak dalam pemanfaatannya.

"disebut degradasi saya kurang sepakat, tapi mereka kurang diarahkan dalam pemanfaatan teknologi terutama saat mengekspresikan diri" ujar Elfahmi.

Namun Elfahmi tidak menampik sejumlah perilaku pelajar saat ini lebih didorong oleh keinginan untuk dikenal dan mengikuti tren yang sedang viral tanpa memperhatikan dampak atau bahaya dari aktivitas yang dilakukan itu, seperti menari nari ditengah jalan atau membuat konten yang tidak mendidik seperti aktivitas "prank" atau kegiatan menjahili orang lain.

Ia mengatakan orang tua dan guru memang harus bersikap lebih tegas tentang apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan terhadap anak atau siswa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar