Peduli Terhadap Penderita Kanker, Komunitas Peduli Kanker Dirikan Rumah Singgah Gratis

KBRN, Bengkulu: Menyintas penyakit kanker menjadi alasan kuat bagi sekelompok masyarakat yang mengidap kanker untuk mendirikan rumah singgah, yang diperuntukkan bagi siapapun masyarakat yang sedang berobat atau dalam proses terapi penyakit kanker di rumah sakit.

Berlokasi di depan RSUD M Yunus Bengkulu kelompok masyarakat ini mendirikan rumah singgah Baiti Jannati, dengan maksud membantu penderita kanker yang tidak memiliki keluarga dapat memanfaatkan rumah singgah saat berobat, sehingga tidak lagi terbeban dengan besarnya biaya pengobatan ataupun biaya lain yang dibutuhkan selama berobat.

Adalah A Tarmizi Daud. M.Kes atau dikenal Atede Happy, berangkat dari kisah hidupnya yang harus ditinggal sang istri karena menderita kanker. Iapun bertekad harus bisa membantu masyarakat yang mengalami sakit kanker. Bersama sejumlah rekan akhirnya menyewa sebuah ruko di depan RSUD M Yunus kelurahan Sidomulyo kota Bengkulu yang kini bisa menampung sedikitnya 6 keluarga atau 6 pasien.

Para penghuni rumah singgah tidak dipungut biaya sama sekali selagi menjelani masa pengobat di rumah sakit, semua fasilitas, kamar termasuk makan tidak dipungut bayaran sedikit pun.

Menurut Atede ini merupakanbentuk kepedulian antar sesama penyintas kanker. Sehingga para penderita kanker dapat cepat sembuh.

‘’Kami ini berasal dari komunitas penyintas kanker, kami tau betapa butuhnya perhatian dan waktu dalam pengobatan kanker, sehingga rumah singgah menurut kami tepat untuk diwujudkan”ungkap Atede kepada RRI (4/8/2021)

Atede mengatakan penyakit kanker adalah penyakit yang proses penyembuhannya lama, rata rata pasien kanker di rumah sakit juga berasal dari luar kota Bengkulu. Saat ini rumah singgah Baiti Jannati telah dihuni oleh beberapa pasien kanker yang berobat di rumah sakit di kota Bengkulu.

Saat awal mendirikan tak sedikit pihak yang ikut serta melakukan donasi biak berupa uang atau barang, mulai dari menyumbang kasur, alat makan, atau perlengkapan rumah tangga. Sejumlah dokter ahlipun ikut serta mendukung niat baiknya rumah singah Baiti Jannati ini. Ia berharap kedepan rumah singgah bias menampung lebih banyak pasien yang sedang kesulitan atau tidak punya tempat tinggal di Bengkulu.

''Saat ini untuk sementara waktu rumah singgah memang baru bisa menampung pasien kanker, namun kedepan tak menutup kemungkinan juga bisa dimanfaatkan untuk penyakit lain"' tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00