Kesra Masih Menyusun Draf Perubahan Perihal Pergantian LAKU Menjadi BMA

Kabag Kesra Agus Supianto, D.Pdi

KBRN, Bintuhan : Perihal wacana pergantian nama Lembaga Adat Kaur (Laku) menjadi Badan Musyawarah Adat (BMA), bagian Kesra Pemkab Kaur menyiapkan perangkat perubahan tersebut.

Perangkat perubahan tersebut perihal draf perubahan yang harus dipersiapkan, karena nama Laku sudah masuk kedalam peraturan daerah (perda).

Kabag Kesra Pemkab Kaur Agus Supianto, D.Pdi mengatakan, wacana pergantian ini sesuai permintaan Bupati Kaur mengingat hanya Kabupaten Kaur yang namanya berbeda dari daerah lain. Menurut Agus dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Bengkulu semuanya menggunakan nama Badan Musyawarah Adat (BMA). Untuk itu lembaga adat kaur segera akan dikembalikan ke nama semula yakni BMA.

" Kita masih merancang draf perubahan untuk peralihan tersebut, karena memang seluruh daerah di Provinsi Bengkulu menggunakan istilah BMA cuma Kaur yang dengan istilah Laku," jelas Agus, Rabu (10/8/2022).

Dikatakan Agus, setelah pelaksanaan penyusunan perubahan draf nanti selesai ,pihaknya akan menyerahkan ke bagian hukum Pemkab Kaur, yang akan menggodok perubahan nama ini. Mudah-mudahan dengan kembalinya Laku menjadi BMA akan memudahkan pihak Laku untuk berkoordinasi perihal kemajuan adat dan budaya Kabupaten Kaur.

Sementara itu, wacana permintaan pengurus Laku yang ingin Laku dibawah naungan Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan tersebut. Sehingga kepengurusan lembaga adat Kaur masih dibawah binaan Bidang Kesra Pemkab Kaur.

" Sejauh ini belum ada laporan terkait permohon para pengurus, jadi masih dibawah naungan kesra," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar