Dinas Pariwisata Dalam Waktu Dekat Akan Laksanakan Pelatihan Membatik Bagi Masyarakat

Peserta pelatihan membatik, memperlihatkan hasil karyanya ke Dinas Pariwisata Kaur yang merupakan membatik menggunakan pewarna alami

KBRN, Bintuhan : Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pariwisata mengirim perwakilan untuk mengikuti pelatihan membatik Basurek.

Pelatihan membatik yang berlangsung di Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu berlangsung pada akhir Juli kemarin. Ibu Rahayu warga Tri Jaya Kecamatan Nasal menjadi perwakilan Kabupaten Kaur untuk mengikuti pelatihan Membatik Basurek berbahan alami.

Bupati Kaur H.Lismidianto melalui Kepala Dinas Pariwisata Kaur, Yasman M.Pd mengatakan, peserta pelatihan sudah melaporkan hasil pelatihannya ke Dinas Pariwisata kemarin, Selasa (9/8/2022). Untuk itu dalam waktu dekat hasil pelatihan ini akan dipraktekkan untuk memberi pembelajaran kepada masyarakat lain terkait cara membatik menggunakan bahan alami. 

" Ibu Rahayu sudah melaporkan hasil membatiknya dengan tumbuhan Indigofera (indigo/tarum/Nilam), hal inilah yang kami kembangkan berikutnya, Ibu Rahayu akan kami minta mengajarkan masyarakat yang lain teknik membantik menggunakan bahan alami," jelas Yasman.

Dijelaskan Yasman, membantik menggunakan pewarna alami ini bahannya terdapat banyak di Kabupaten Kaur seperti, Gambir, Pinang dan beberapa bahan alami lainnya. Untuk itu peserta pelatihan ini dalam waktu dekat akan mendemonstrasikan ilmu yang telah didapatkan. Sehingga batik khas Kaur bisa diproduksi oleh masyarakat Kaur melalui SDM yang terlatih. Dan tidak menutup kemungkinan akan dibuat desa unggulan yakni desa khusus pembatik. Sehingga lapangan pekerjaan bisa banyak diciptakan melalui keahlian membatik.

" Kita berharap masyarakat merubah mindset yang selama ini sudah terbentuk, seperti berlomba-lomba mau jadi PNS, jadi tenaga honor ,padahal lapangan pekerjaan banyak asal mau berusaha, dan keuntungan lebih besar. Salah satunya melalui kriya atau krajinan tangan, tempat wisata banyak dilirik para wisatawan, kerajinan tangan yang dibuat bisa menjadi oleh-oleh para wisatawan saat berwisata," lanjutnya.

Yasman berharap, kedepan akan semakin banyak masyarakat yang terlatih dari berbagai keahlian untuk menciptakan banyak lapangan pekerjaan, sehingga akan membantu masyarakat dalam peningkatan ekonomi keluarga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar