Dewi Coryati : Kembangkan Potensi Yang Ada, Insyaallah Desa Wisata Kaur Maju

Anggota DPR RI bersama Kementerian Pariwisata saat menghadiri Workshop Pengembangan Desa Wisata di Kaur

KBRN, Bintuhan : Banyaknya potensi wisata di Kabupaten Kaur merupakan modal yang bagus bagi Pemerintah Daerah untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sektor pariwisata saat ini merupakan salah satu sektor yang sangat menjanjikan sebagai penyumbang PAD.

Dari 33 destinasi yang ada di Kabupaten Kaur ketika dikelola secara baik, bukan mustahil akan menjadi penyumbang PAD terbesar yang bisa menjadikan Kaur menjadi lebih maju.

Anggota DPR RI Komisi X Dewi Coryati, M.Si mengatakan, dari Puluhan desa wisata yang ada ini hendaknya bisa mengembangkan diri dengan potensi yang dimiliki, sehingga bisa menjadi desa wisata yang sesungguhnya. Para penggiat wisata bersama dengan masyarakat sekitar untuk bekerjasama dan sama-sama bekerja supaya pengelolaan desa wisatanya bisa berjalan dengan baik.

" Potensi Kaur sangat luar biasa, sekarang catatannya adalah bagaimana masyarakat mau mengelolanya atau tidak, berdirilah dengan kaki sendiri, jangan bergantung dengan orang lain, buktikan potensi yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik, kesuksesan akan mengikuti," jelas Dewi Coryati, Sabtu, (2/7/2022).

Ditambahkan Dewi Coryati, belajar dari perjalanan seorang yang sukses, apapun kondisi yang ada, ditengah keterbatasan hendaknya terus berupaya, bertekad untuk menjadikan destinasi yang dikelola bisa lebih maju. Ditengah kemajuan zaman saat ini, pihak pengelola wisata diberika kemudahan untuk mempromosikan wisatanya, melalui platform yang dimiliki bisa menjadi senjata untuk promosi wisata. Pihaknya menurut Dewi Choryati bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata serta pemerintah daerah siap membantu demi kemajuan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kaur.

" Yang penting jangan dikit-dikit minta bantuan, minta sumbangan, itu susah maju kalau begitu, berkembanglah dengan sendiri sesuai potensi yang ada dan jalin kerjasama dengan seluruh element masyarakat dalam pengelolaan wisatanya," demikian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar