14 Bonggol Raflesia Tumbuh Kembali Di Muara Sahung

Dua bonggol jenis Raflesia Arnoldi tumbuh kembali diatas akar, sementara 12 lainnya di atas tanah
Bunga Raflesia

KBRN, Bintuhan : 14 Bonggol (bakal bunga) Raflesia kembali muncul di Kawasan Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung.

14 Bonggol ini muncul di kawasan yang sama, namun Dua tumbuh tergantung di atas akar, 12 lainya muncul diatas tanah. Dua yang tumbuh di atas akar jenis Raflesia Arnoldi, sementara yang tumbuh di tanah jenis Bengkuluensis.

Menurut pelestari Bunga Raflesia yang tergabung dalam kelompok Sadar Wisata (Darwis) Muara Sahung Zul Almahera mengatakan, bonggol-bonggol ini kemungkinan berkembang dengan sempurna sekitar Dua bulan lagi. Jadi untuk pecinta Bunga Raflesia yang ingin melihat langsung bunga raflesia berkembang dengan sempurna, silahkan datang ke Muara Sahung Dua bulan kedepan. Menurut Zul, 3 sampai 5 hari bunga raflesia ini bertahan sebelum layu atau membusuk, tergantung cuaca, kalau musim hujan bisa mencapai 5 hari, namun kalau panas hanya bertahan 3 har saja.

" Tunggu beberapa bulan lagi, bonggol-bonggol ini akan mekar dengan sempurna, yang tergantung diakar ini yang unik karena jarang ditemukan ditempat yang lain dan warnanya berwarna Merah," jelas Zul, Minggu (15/5/2022)

Dijelaskan Zul, ada 17 titik habitat Bunga Raflesia dimuara sahung, yang sebelumnya ada 36 titik, namun adanya warga yang membuka kawasan yang ditumbuhi habitat menjadi lahan pertanian atau perkebunan, saat ini hanya tersisa 18 titik lagi.

Zul berharap, masyarakat Muara Sahung yang lokasinya sering ditumbuhi Bunga Raflesia diharapkan untuk tidak membunuh bibit atau Bonggol yang sudah muncul, supaya Muara Sahung yang terkenal dengan bunga raflesianya, akan terus ada sampai nanti.

Zul juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kaur, untuk memperhatikan permasalahan ini,.paling tidak ada Dua lokasi yang selalu ditumbuhi Bunga Raflesia, hendaknya bisa membeli atau ganti rugi kepada pemilik lahan, yang sewaktu-waktu akan dijadikan lahan perkebunan atau pertanian, yang akan mengancam kelestarian habitat Raflesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar