Pertumbuhan Ekonomi Kaur Naik Menjadi 3.08 Persen

Kepala BPS Kaur Rudi Setiawan, MM mengatakan pertumbuhan ekonomi kaur naik dibanding tahun sebelumnya melambat akibat pandemi covid19

KBRN, Bintuhan : Sejak berangsurnya pandemi covid19 mulai melandai, banyak beberapa sektor perekonomian pada suatu daerah mengalami peningkatan.

Seperti perekonomian Kabupaten Kaur termasuk salah satunya. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kaur tahun ini meningkat menjadi 3,08 persen. Dibanding tahun sebelumnya 2019 dan 2020 akibat pandemi.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kaur Rudi Setiawan, MM mengatakan, Selama kurun waktu lima tahun (2017- 2021), kondisi perekonomian Kabupaten Kaur terus menunjukkan arah positif dan tahun ini mengalami percepatan setelah tahun sebelumnya mengalami perlambatan.

Perkembangan kondisi ekonomi Kabupaten Kaur digambarkan melalui nilai PDRB atas dasar harga berlaku dan PDRB atas dasar harga konstan, sertap ertumbuhan total PDRB. Nilai PDRB Kabupaten Kaur atas dasar harga berlaku tahun 2021 mencapai 3,9 triliun rupiah.

" Hal ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Apabila dibandingkan dengan tahun 2017 yang mencapai 2,97 triliun rupiah. Sementara ketika puncak pandemi Kaur mengalami pelambatan," papar Rudi, Sabtu, (14/5/2022).

Selanjutnya Rudi menjelaskan, Kondisi serupa ditunjukkan PDRB atas dasar harga konstan yang mencapai 2,33 triliun rupiah pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 2,05 triliun rupiah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kaur tahun 2021 sebesar 3,08 persen. Pertumbuhan ekonomi tahun ini merupakan yang pertama kali mengalami percepatan dibandingkan tahun sebelumnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2017-2021), sedangkan pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai pada tahun 2017, yakni sebesar 5 persen.

Ditambahkan Rudi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu wilayah/regional. PDRB menurut pengeluaran adalah total seluruh komponen permintaan akhir yang terdiri dari pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga, pengeluaran konsumsi akhir lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga, pengeluaran konsumsi akhir pemerintah, pembentukan modal tetap bruto, perubahan inventori, dan ekspor neto (ekspor dikurangi impor).

Struktur PDRB Kabupaten Kaur menurut pengeluaran tahun 2021 sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga (62,58 persen).

" Perkembangan ini tren positiflah bagi pertumbuhan ekonomi Kaur, mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya terus merangkak naik," Demikian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar