PPKM Kaur Naik Jadi Level 2

Ujang Syaferi

KBRN, Bintuhan : Status zona penyebaran covid19 di Kabupaten Kaur hari ini berubah menjadi level 2, setelah sebelumnya sempat turun menjadi level 1.

Ketua Harian Satgas covid19 Kabupaten Kaur, Ujang Syaferi mengatakan, peningkatan level dari 1 menjadi 2, karena capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten masih sangat sedikit, yakni belum mencapai 40 persen. 

Dengan itu, sesuai aturan yang disampaikan oleh Kementrian Dalam Negeri, apabila target capaian belum 40 persen vakinasi tahap pertama, walaupun pada suatu daerah tidak ada lagi penambahan masyarakat yang terpapar corona, daerah tersebut naik satu tingkat diatasnya.

"Sesuai keputusan dari kementrian, apabila capaian target vaksin pertama belum 40 persen, maka levelnya naik satu peringkat diatasnya," terangnya kepada RRI, Selasa, (19/10/2021).

Ujang menambahkan, setelah status ini dinaikan, pihaknya bersama tim lainnya segera akan melaksanakan rapat koordinasi guna membahas permasalahan ini.

Dengan harapan adanya langkah percepatan vaksinasi di Kabupaten Kaur, sehingga bisa mencapai target, dan bisa kembali ke level 1. Bahkan bisa mencapai zona hijau.

Selanjutnya menurut Ujang, pihak satgas covid19 sampai saat ini terus bergerak memberikan edukasi kepada masyarakat, segera mengikuti program vaksinasi, supaya bisa membantu pemerintah dalam mencapai target vaksinasi, dan kesehatan masyarakat bisa lebih kebal terhadap penyebaran covid19.

"Saya menghimbau masyarakat untuk yang belum divaksin segera mengikuti program vaksinasi yang telah tersedia dibeberapa gerai vaksin di Kabupaten Kaur, supaya capaian target dari pemerintah bisa dicapai," imbuhnya.

Lebih lanjut ditambahkan, setelah level Kaur menjadi level 2, selain diimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, dan juga diharapkan jangan sampai lalai dalam penggunaan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

"Ingat selalu prokes dari setiap kegiatan, kita jangan abai walaupun penyebaran covid19 sudah mulai lambat penyebarannya," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00