Bertambah 7 lagi, Positif di Bengkulu Tembus 579 Kasus

KBRN, Bengkulu : Setelah sempat bertambah sebanyak 31 kasus dan didominasi oleh tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar positif Covid 19 di Provinsi Bengkulu, kali ini kembali mengalami penambahan.Dari rilis data perkembangan kasus Covid 19 pada Kamis, (24/9/2020), penambahan positif baru sebanyak 7 kasus.

Adapun rinciannya, sebanyak 4 kasus dari Kabupaten Rejang Lebong, 1 kasus dari Kabupatenn Seluma dan 2 kasus di Kota Bengkulu.

“Penambahan sebanyak tujuh kasus positif baru ini diperkuat hasil 92 spesimen yang keluar, sebanyak tujuh positif dan selebihnya negatif,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, dalam keterangannya.

Herwan menyebutkan, dari tujuh penambahan kasus positif baru ini, 5 orang perempuan dan 2 laki-laki, mayoritas belum diketahui riwayat kontaknya, namun ada juga kontak erat kasus sebelumnya seperti, kasus 479 dan perjalanan dari luar Bengkulu. 

Kemudian juga ada memiliki gejala dan tidak, sehingga ada yang di rawat di rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri.

“Dengan penambahan sebanyak tujuh kasus ini, total jumlah positif menjadi 579 kasus atau 8,40 persen dari 6.886 spesimen yang diperiksa,” jelasnya.

Menurutnya, dengan terus terjadi penambahan kasus ini, karena memang diperbanyak pengambilan spesimen di masyarakat, makanya kuncinya tidak lain menerapkan protokol kesehatan.

“Masyarakat di minta untuk tidak panik dan kawatir, karena tim kesehatan kita selalu melakukan tugasnya, apalagi indikator perkembangan kasus sudah mulai membaik, meskipun jumlahnya positif banyak, namun diiringi dengan kesembuhan yang meningkat serta angka meninggal mengalami penurunan,” terangnya.

Lebih lanjut untuk kasus sembuh, Herwan mengaku, belum ada penambahan lagi, sehingga jumlahnya masih sebanyak 360 kasus atau, 62,17 persen dari kasus konfirmasi.

Begitu juga dengan kasus meninggal disebutnya, juga tidak bertambah dan total jumlahnya masih sebanyak 31 orang.

Sementara untuk kasus suspek, ada penambahan sebanyak 332 orang, sehingga total jumlahnya sampai saat ini menjadi 2.236 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00