Bertambah 30 Orang, Positif Bengkulu Tembus 510 Kasus

KBRN, Bengkulu : Perkembangan kasus konfirmasi positif Covid 19 di Provinsi Bengkulu, terus mengalami penambahan.

Bahkan dari data yang rilis pada Kamis, 17 September 2020, penambahan kasus positif baru kali ini cukup signifikan dibandingkan sebelumnya, yakni, sebanyak 30 kasus.

Penambahan sebanyak 30 kasus positif, dengan rincian 16 kasus dari Kabupaten Rejang Lebong, 6 kasus di Kota Bengkulu, 7 kasus dari Kabupaten Bengkulu tengah dan 1 dari Kabupaten Kepahiang, diperkuat dari hasil swab yang keluar sebanyak 129 spesimen, dengan rincian sebanyak 30 positif dan selebihnya negatif.

“Penambahan 30 kasus positif baru dengan rincian, 18 perempuan dan selebihnya laki-laki, bahkan ada anak-anak 1 kasus ini, memang cukup tinggi. Dengan itu total jumlanya menjadi 510 kasus atau 8,06 persen dari 6.320 spesimen yang di periksa,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dalam keterangannya.

Menurut Herwan, dari 30 kasus positif baru ini, ada klaster tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan Bengkulu Tengah, sebanyak 8 orang.

Sedangkan sebanyak 22 orang lagi, merupakan klaster masyarakat umum. “Tingginya peningkatan kasus positif baru ini, karena memang tim sedang gencarnya melakukan tracing, dan pengambilan spesimen, sehingga banyak ditemukan kasus baru, bagi yang tanpa ada gejala melakukan isolasi mandiri dan ada gejala klinis di rawat di rumah sakit rujukan Covid 19,” jelasnya.

Selain itu Herwan menerangkan, untuk kasus sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 24 orang.

Dengan bertambahnya yang sembuh, dengan rincian 15 orang dari Kota Bengkulu, 6 orang dari Kabupaten Seluma dan 2 orang dari Rejang Lebong, serta 1 orang dari Bengkulu Utara, total jumlahnya menjadi 323 orang.

“Kasus sembuh saat ini jika dipersentasekan sudah 63,33 persen dari kasus konfirmasi,” katanya.

Sementara untuk meninggal dunia tidak ada penambahan, sehingga jumlahnya masih tetap sebanyak 30 orang, atau sebesar 5,88 persen dari kasus konfirmasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00