Alasan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Bengkulu Ikuti Kebijakan Pusat

Herwan Antoni

KBRN, Bengkulu : Pemerintah menyebutkan vaksin booster akan menjadi syarat perjalanan serta kegiatan lainnya seperti masuk mall.

Salah satu alasan diterapkannya kebijakan tersebut, lantaran masih rendahnya capaian vaksinasi booster.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, kebijakan itu harus diikuti oleh masyaraat. Pasalnya, setelah diberikannya kelonggaran oleh pemerintah, seperti vaksinasi yang tidak lagi menjadi syarat bagi pelaku pejalanan serta penggunaan masker, antusias masyarat terhadap vaksinasi Covid - 19 sangat rendah.

"Pokso layanan vaksinasi yang kita buka, kini kurang lagi diminati masyarakat. Makanya dengan adanya kebijakan baru dan kondisi varian baru Omicron, BA 4 dan BA 5, bisa meningkatkan lagi minat masyarakat," ungkapnya pada Rabu, (6/7/2022).

Herwan menjelaskan, di Bengkulu saat ini capaian vaksinasi dosis tiga masih mencapai 17 persen. Padahal vaksinasi booster atau dosis 3 ini menjadi salah satu upaya pencegahan penyebaran varian baru omicron tersebut. Apalagi penerapannya syarat vaksinasi dosis tiga ini, sama seperti sebelumnya, yakni melalui aplikasi Perdulilindungi.

"Aktifkan kembali apliaksinya, sebenarnya beberapa tempat masih menggunakannya, tapi tidak terlalu ketat," katanya.

Selain itu ia menyampaikan, meski kasus rata - rata harian Covid - 19 di Bengkulu masih nol kasus, namun pihaknya memastikan kebijakan tersebut tetap diterapkan di Provinsi Bengkulu. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran covid - 19 dan juga varian barunya, kendati juga saat ini kasus omicron baru varian baru tersebut, belum terdetesi di Bengkulu.

"Saat ini kasus di Bengkulu untuk covid belum tinggi, tapi kita tetap harus waspada," pungkas Herwan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar