BPBD Lakukan Penanganan Bencana Banjir di Kota Bengkulu

BPBD Kota Bengkulu evakuasi warga terjebak banjir

KBRN, Bengkulu : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu melakukan sejumlah langkah penanganan bencana terhadap korban banjir di wilayah ini sejak Rabu (29/6/2022) hingga Jumat (1/7/2022). 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu Will Hopi mengatakan dampak curah hujan tinggi yang tak kunjung berhenti membuat Kota Bengkulu dilanda banjir setinggi hingga 70 centimeter. 

Akibatnya banyak rumah dan warga yang terjebak banjir.

Atas hal ini BPBD melakukan langkah penanganan seperti mengevakuasi warga yang terjebak, menyediakan lokasi pengungsian serta mendirikan dapur darurat.

"Kami dibantu pihak Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Sosial, Basarnas, Polri, TNI dan beberapa instansi lainnya melakukan evakuasi terhadap puluhan warga," kata Will.

"Evakuasi ini didahului pada warga lanjut usia, anak-anak, dan ibu hamil. Kami juga dibantu pihak lain agar evakuasi berjalan lancar. Petugas mengevakuasi warga dari daerah banjir menggunakan perahu karet milik BPBD," imbuhnya.

Will mengungkap evakuasi warga dialihkan ke daerah-daerah aman dan dataran tinggi. 

"Warga juga dialihkan ke rumah-rumah keluarganya yang berada di tempat aman hingga banjir surut," kata dia.

Lebih lanjut, kata dia, Pemerintah Kota Bengkulu juga telah mendirikan dua dapur darurat yang terdiri dari dapur darurat BPBD dan Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir. 

Perkembangan terakhir turut disampaikan BPBD di mana terdapat tiga kecamatan lagi yang tergenang banjir cukup parah yakni Kecamatan Ratu Agung, Kecamatan Muara Bangkahulu dan Kecamatan Sungai Serut. 

Sementara warga terdampak sebanyak 1700 kepala keluarga dengan estimasi kerugian meteril mencapai ratusan juta. 

"Untuk kecamatan-kecamatan lain kondisi banjir sudah mulai surut karena tidak langsung terhubung ke sungai Bengkulu," tukasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar