Penanganan Kebencanaan Sebagian Wilayah Bengkulu, Dinas Teknis Diminta Saling Koordinasi

Edwar Samsi

KBRN, Bengkulu : Dengan terjadinya bencana alam berupa banjir, dan jalan amblas serta longsor hingga pohon tumbang yang melanda sebagian wilayah Provinsi Bengkulu, diminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi untuk berkoodinasi dengan satuannya di tingkat Kabupaten dan Kota.

Koordinasi tersebut bertujuan untuk mengetahui kewenangan masing-masing yang terdampak bencana alam yang diawali dengan hujan mengguyur wilayah Bengkulu dan sekitarnya selama 2 hari terakhir.

“Setelah diketahui kewenangan masing-masing terhadap yang terdampak bencana alam, langsung melakukan aksinya di lapangan, sehingga beban masyarakat bisa sedikit ringan. Mengingat di saat kebencanaan yang tidak bisa diprediksi terjadinya ini dibutuhkan peran aktif pemerintah daerah melalui dinas teknisnya,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi ketika menyikapi penanganan darurat terhadap bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah kabupaten dan kota dalam Provinsi Bengkulu.

Menurut Edwar, pihak BPBD juga agar berkoodinasi dengan jajaran lainnya, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat. Terlebih diketahui ada juga infrastruktur jalan yang terdampak bencana alam.

Termasuk juga kepada Dinas Sosial (Dinsos) agar segera melakukan penanganan sifatnya kebutuhan darurat bagi korban bencana alam, misalnya, kebutuhan pokok sembako dan lain sebagainya.

“Aksi cepat Dinsos itu agar jangan masyarakat sampai menagih kepada pemerintah, lantaran tidak cepat tanggapnya terhadap apa terjadi. Pasalnya akibat banjir yang terjadi tentu masyarakat tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga hariannya. Pemda agar cepat tanggap dan merasa terbantu dengan bantuan yang dikucurkan,” imbuh Anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Kepahiang ini pada Kamis, (30/6/2022).

Ditanya dana kebencanaannya, Anggota Fraksi PDIP ini mengaku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak menyiapkan dana khusus kebencanaan. Tetapi disediakan dana tak terduga yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan secara langsung oleh Pemerintah Daerah dengan nilai milyaran rupiah.

“Sepengetahuan dana tak terduga itu besar, meski nilai pastinya saya lupa. Itu bisa digunakan untuk kebencanaan yang terjadi sekarang ini, makanya disiapkan,” pungkas Edwar.

Dari data BPBD Provinsi Bengkulu, bencana banjir merendam sejumlah titik pemukiman warga hingga fasilitas umum di Kota Bengkulu. Diantaranya, Kelurahan Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Rawa Makmur, Bintiring Permai, Surabaya, Bumi Ayu, Pekan Sabtu, Sawah Lebar dan titik lainnya. Termasuk di sebagian wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma.

Selain itu juga ada pohon tumbang di kawasan Pantai Panjang dan longsor juga menutupi badan jalan yang menghubungkan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan menuju Pagar Alam yang mengakibatkan akses lalu lintas kendaraan untuk kedua wilayah tersebut mengalami lumpuh total.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar