FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Fenomena MGO Pengaruhi Cuaca di Provinsi Bengkulu

Stasiun BMKG Fatmawati Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Hujan dengan intensitas lebat yang berlangsung sepanjang Rabu (29/6/2022) hingga Kamis (30/6/2022) disebabkan oleh fenomena MGO atau Madden Julian Oscillation yang berlangsung secara regional.

Prakirawan cuaca BMKG Fatmawati Bengkulu, Winda Ayu mengatakan fenomena MGO sendiri memang memiliki dampak terhadap pola curah hujan di sebagian wilayah Provinsi Bengkulu sejak beberapa hari terkahir ini.

"Salah satu penyebab terjadinya hujan lebat kemarin dan hari ini adalah sebagai imbas dari aktifnya fenomena MGO yang sedang dan akan memasuki wilayah Indonesia tepatnya di wilayah Samudera Hindia menuju Samudera Fasifik," kata Winda, Kamis.

Selain itu, adanya suplai air dari Samudera Hindia yang menyebabkan adanya pertemuan angin (konversi) dan belokan angin di wilayah Bengkulu.

"Kelembaban udara yang basah dari lapisan bawah hingga atas dan juga labilitas udara yang cukup kuat pada atmosfer di wilayah Bengkulu menyebabkan adanya potensi pembentukan awan hujan," kata Winda.

Selain itu, sebenarnya Provinsi Bengkulu masuk musim kemarau, namun karena ada fenomena MGO, cuaca mengalami gangguan sehingga musim kemarau itu kemungkinan besar memiliki potensi kemarau basah.

Dampak hujan pun mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu seperti Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Lebong, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar