Ternak Positif PMK di Bengkulu Capai 447 Ekor

Pengambilan sampel hewan ternak terpapar PMK

KBRN, Bengkulu : Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu melaporkan perkembangan hewan ternak positif penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah ini hingga Jumat (24/6/2022) mencapai 447 ekor.

Kepala Disnakeswan Muhammad Syarkawi mengatakan jumlah hewan ternak terpapar PMK di Bengkulu terus bertambah.

"Berdasarkan laporan sistem informasi kesehatan hewan Indonesia atau ISIKHNAS yang sakit mencapai 447 ekor," katanya.

Dari kasus tersebut, lanjut Syarkawi terdapat 2 ekor hewan positif dikabarkan mati, dan kesembuhan sebanyak 70 ekor

Mengantisipasi meluasnya wabah PMK, Syarkawi menyebut pihaknya telah melakukan karantina wilayah bagi peternakan yang menjadi wilayah penyebaran. 

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengetatan penjagaan di wilayah perbatasan untuk mengawasi lalu lintas hewan ternak dari dan ke dalam wilayah Provinsi Bengkulu.

Kemudian Pemerintah Provinsi juga telah mengajukan kepada Pemerintah Pusat untuk pengadaan dan penyediaan vaksin PMK guna menghindari  penyebaran dan pengobatan hewan ternak dari wabah tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar