FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Daerah dengan Cakupan Vaksinasi COVID-19 Tertinggi di Bengkulu 

10 kabupaten/kota dengan rerata vaksinasi tertinggi di Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu mencatat ada tiga kabupaten/kota dengan rerata vaksinasi mingguan di atas rata-rata yang saat ini tercatat 746,33 dosis data per Jumat, 27 Mei 2022.

Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Sabtu (28/5/2022) mengatakan ketiga daerah itu adalah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, dan Lebong dengan cakupan vaksinasi rata-rata 900 dosis dalam sepekan.

"Rejang Lebong, Bengkulu Utara dan Lebong dengan masing-masing nilai 1.323 dosis, 1.076 dosis dan 881 dosis," kata Herwan.

Rejang Lebong berada di urutan pertama dengan rerata vaksinasi mingguan sebanyak 1.323 dosis. Adapun pemakaian vaksin sampai dengan kemarin tercatat 316,53 ribu dosis. 

"Dalam rekapitulasi data dashboard nasional, pencapaian vaksinasi lengkap di wilayah ini telah mencapai 71,79 persen," kata Herwan.

Menurut Kementerian Kesehatan, stok vaksin yang tersedia di kabupaten ini akan segera habis dalam 35 hari ke depan. Sisa hari pemakaian ini diperhitungkan berdasarkan stok yang tersedia sebanyak 47.170 dosis dan penggunaan vaksin merupakan yang tertinggi di Bengkulu.

Berikutnya Bengkulu Utara yang mencatatkan rerata vaksinasi mingguan 1.076 dosis lebih kecil dibandingkan pekan lalu. Rerata penggunaan vaksin tersebut, stok vaksin di wilayah ini akan mencukupi untuk 70 hari ke depan. 

"Adapun jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini sebanyak 75.818 dosis," sampai Herwan.

Kemudian rerata vaksinasi mingguan di Lebong 881 dosis dan capaian vaksinasi lengkap 71,97 persen, Bengkulu Selatan dengan vaksinasi 709 dosis dan capaian vaksinasi lengkap sebesar 77,46 persen dan Seluma dengan vaksinasi 698 dosis dan capaian vaksinasi lengkap sebesar 70,24 persen.

Meski penularan COVID-19 di sebagian wilayah telah turun, Dinkes mengimbau agar semua orang ikut mengurangi transmisi COVID-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. 

"Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona," demikian Herwan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar