Berwisata Ke Kampung Jenggalu Kito Kota Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Kampung jenggalu kito akan menjadi kawasan percontohan konservasi mangrove di propinsi Bengkulu, areal seluas 147 hektar itu menjadi lokasi eduekowisata mangrove dan pesisir pantai.

Pembina kampung jenggalu kito Riffi Zulhendri mengatakan kampung jenggalu kito memberdayakan masyarakat lokal setempat sebagai pelestari mangrove dan pemanfaat mangrove.

Masyarakatnyapun menjadi garda terdepan dalam konservasi mangrove.Hasil dari konservasi berupa lahan mangrove yang padat dan rapat untuk menjadi jaring pengaman ombak sehingga mencegah rumah warga dari Kerusakan hantaman air laut. Tanaman mangrove pun bisa diberdayakan sebagai sumber ekonomi berupa produk makanan dan minuman.

"ini adalah bentuk kolaborasi masyarakat dan pegiat lingkungan, sehingga kampung jengalu kito nantinya akan menjadi kawasan wisata rekreasi untuk pendidikan dan ekonomi" ujar Riffi.

Saat ini di kampung jenggalu kito masyarakat bisa menikmati sensasi hutan bakau, sunsets view, pesona mancing ikan teri dan menangkap lokan. Serta wahana perahu untuk menikmati lorong lorong tanaman mangrove dipesisir pantai dan sungai jenggalu. Bahkan juga disediakan wahana outbond dan sarana dongeng nusantara untuk anak anak.

Nantinya tujuan dari kampung jenggalu kito ujar Riifi untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat bila mangrove adalah upaya terbaik untuk menjaga daratan, apalagi ditengah gempuran teknologi yang semakin memacu polusi, mangrove menjadi tanaman yang paling baik untuk melindungi lapisan ozon dan menyuplai oksigen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar