Jalan Lintas Lebong-Rejang Lebong Masih Rawan Longsor

BENGKULU, KBRN: Curah hujan yang masih tinggi membuat jalan lintas Lebong-Rejang Lebong dinilai masih terkategori rawan diterjang tanah longsor. Para pengendara atau warga yang hendak melintas diimbau berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Demikian disampaikan Kapolres Lebong AKBP Ichan Nur kepada RRI terkait perkembangan terakhir kondisi di lokasi bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda dua desa di Kabupaten Lebong pada Rabu (21/4) petang, yakni Desa Kutai Donok dan Sukasari, Kecamatan Lebong Selatan.

"Bekas-bekas longsor yang lama yang terjadi tahun lalu kini menjadi rawan longsor kembali karena curah hujan masih tinggi. Dan bekas longsor itu belum dibersihkan secara tuntas. Ini adalah kewenangannya Dinas PU Provinsi," ujar Ichsan Nur.

Beberapa titik rawan itu, kata Ichsan, mulai dari Kecamatan Topos, Rimbo Pengadang dan ada juga di Kecamatan Pinang Belapis. Karena itu, ia berharap dinas teknis bisa segera turun dan menindak-lanjuti agar kondisi rawan itu tidak menelan korban nantinya.

"Kalau titik rawan itu memang sudah diberi tanda atau rambu-rambu oleh Polres dan BPBD. Seperti dengan police line dan plang peringatan hati-hati dan pemberitahuan titik rawan longsor," katanya.

Terkait bencana banjir dan longsor yang terjadi Rabu petang, Ichan mengatakan pihaknya (Polsek Lebong Selatan) bersama unsur TNI dan pemerintah daerah sudah membersihkan material banjir dan longsor yang menghadang jalan sejak Rabu malam hingga Kamis (22/4) dini hari.

Ichsan menambahkan, material longsor sendiri berasal dari tebing di pinggir jalan. Sementara banjir merupakan luapan air yang tak lagi mampu mengalir dari siring atau drainase sehingga meluap ke badan jalan.

Kasat Lantas Polres Lebong AKP Lilik Sucipto menyampaikan bahwa upaya pembersihan bahu jalan dari tanah longsor dilakukan di lima titik menggunakan alat berat. "Empat titik di Sukasari sudah selesai dan satu titik terakhir ini di Kota Donok. Mudah-mudahan hari ini arus lalu lintas dari Curup-Lebong dan sebaliknya bisa lancar kembali," kata AKP Lilik.

Peringatan BMKG

Sementara itu, berdasarkan peringatan dini cuaca Provinsi Bengkulu tanggal 22 April 2021 pukul 12.30 WIB oleh BMKG, Bengkulu berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai guntur dan angin kencang berdurasi singkat pada pkl 12.45 WIB.

Di wilayah Kabupaten Seluma mencakup: Lubuk Sandi, Sukaraja, Air Periukan, Seluma Barat, Seluma, Seluma Utara, Seluma Timur, Seluma Selatan, Talo, Ulu Talo, Ilir Talo, Talo Kecil, Semidang Alas, Semidang Alas Maras. Di Kabupaten Bengkulu Selatan meliputi: Pino Raya, Pino, Seginim, Ulu Manna, Air Nipis, Kedurang.

"Hujan dapat meluas di wilayah Bengkulu Utara, Lebong,  Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Bengkulu Selatan bagian pesisir. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB," kata Rangga Nugraha Rasy, prakirawan BMKG Teluk Bayur, Padang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00