Tiga Kunci Peran Pemuda Sukseskan Pilkada Serentak 2020

KBRN, Bengkulu : Bersama para pemuda yang terdiri dari lintas kampus Bengkulu, Senator Muda Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menggelar dialog mengenai wawasan kebangsaan yang menelisik tentang peran pemuda dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dalam kesempatan itu, perempuan berparas manis ini memberikan tiga kata kunci bagi para pemuda yang hadir dalam dialog tersebut, jika ingin mengambil peran dalam Pilkada Serentak 2020 yang jatuh pada 9 Desember mendatang.

"Kenali, pilih, dan kawal. Kenali calon dengan melihat visi misinya, profilnya, track recordnya dan prestasinya. Perhatikan empat hal ini secara sungguh-sungguh untuk mengenali calon yang mau didukung," kata Riri Damayanti pada Senin, (14/9/2020).

Riri mengungkapkan, bila para pemuda telah mengenali dengan benar kandidat yang akan dipilih, maka ketika pilihannya keluar sebagai pemenang, maka tugasnya belum bisa dikatakan selesai.

"Masih ada tugas lagi untuk mengawal pembangunan bersama pemimpin yang dipilihnya tadi. Jadi jangan lepas tangan. Tegur kalau sang pemimpin salah dan dukung program-programnya kalau yang dilakukannya benar dan bermanfaat untuk orang banyak," pesannya

Senator Bengkulu ini mengingatkan, meski berbeda pilihan, tidak harus membuat sesama pemuda saling bermusuhan.

"Ini penting saya ingatkan, perbedaan pilihan jangan sampai membuat tali persaudaraan putus. Tujuan Pilkada bukan untuk memecah belah sesama anak bangsa, tapi bagaimana sebagai warga negara kita bisa ikut menentukan nasib daerah dan bangsa ke depan agar dapat menjadi lebih baik," tegas Dewan Penasehat DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Bengkulu ini.

Selain itu ia juga mengingatkan para pemuda untuk tidak alergi dengan janji-janji politik. Sebab, kata dia, janji politik itu diperlukan untuk melihat kemana arah pembangunan yang akan diambil oleh sang kandidat.

"Kalau janji politiknya tidak salah, hanya bagaimana realisasinya. Makanya lihat jejak rekamnya. Janji-janji yang tidak dilunasi akan dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat," Riri Damayanti mengingatkan.

Dalam kehidupan kontemporer, lanjut Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini melihat, sedikitnya ada 5 peran pemuda dalam Pilkada, yakni sebagai sosok yang mempertahankan kemurnian demokrasi, pencetus gagasan pembaharuan, agen perubahan, penyeimbang kekuasaan, dan membantu dalam menyebarluaskan informasi.

"Pemuda bisa menjadi peserta, penyelenggara, pengawas, saksi, relawan,

tim sosialisasi, dan sebagainya. Pemuda punya peran besar untuk mewujudkan Pilkada sehat dengan mengawal tahapannya, menangkal money politic, dan kritis terhadap black campaign," demikian Riri.

Dalam pertemuan ini, Riri Damayanti John Latief juga menjelaskan tentang empat pilar kebangsaan. Ia mengupas perihal Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, setelah diadakan dialog, para peserta yang hadir juga mendapatkan sertifikat serta hadiah untuk para peserta yang aktif dalam pertemuan ini.

Sebelum diperkenankan pulang, para peserta tampak menenteng banyak buku yang berisi tentang hukum ketatanegaraan Indonesia serta nilai-nilai kebangsaan. Buku-buku tersebut diberikan secara gratis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00