Pengamanan Pilgub, Danrem 041/Gamas : Semua Wilayah Bengkulu Rawan

KBRN, Bengkulu : Dalam penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020, Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Yanuar Adil menyebutkan, semua daerah dalam wilayah Provinsi Bengkulu, sebagai wilayah rawan.

"Dengan disepakatinya semua daerah rawan, maka kita dari TNI pastikan pengamanan Pilkada serentak, baik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, maupun pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, harus ektra maksimal. Terutama anggota tim intel harus benar-benar ekstra dalam mengumpulkan informasi, terlebih yang bisa memicu terjadinya gejolak social di masyarakat," ungkap Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI. Yanuar Adil, seusai gelar pasukan pengamanan Pilkada serentak untuk jajaran Makorem 041/Gamas.

Menurut Danrem, dalam proses pengamanan Pilkada serentak, prajurit TNI dibawah kendali Polri. Artinya ketika Polri meminta bantuan pengamanan, setiap prajurit harus siap.

Apalagi perintah operasi pengamanan Pilkada itu sudah disampaikannya secara langsung pada Dandim dan Danyon. Bahkan untuk tahap awal, anggotanya sudah melakukan pengamanan. Seperti, Komisioner KPU dan anggota Bawaslu diberikan pengawalan melekat, begitu juga sekretariat penyelenggara.

"Kita siapkan sekitar 800 prajurit TNI, terdiri dari prajurit di satuan teritorial dan juga satuan tempur. Kemudian dalam pengamanan khusus prajurit TNI, tidak boleh menggunakan peluru tajam,” katanya pada Senin, (14/9/2020).

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra mengaku, pihaknya sudah mendengar secara langsung pesan operasi dari Korem 041/Gamas. Untuk itu pihaknya mengapresiasi komitmen prajurit TNI, dalam mendukung pengamanan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak. Mengingat pengamanan itu termasuk jaminan sukses tidaknya pelaksanaan Pilkada.

“Terkait dengan TPS rawan, diharapkan nantinya diberikan perlakuan khusus. Tapi untuk teknisnya diserahkan sepenuhnya pada Polri, TNI, dan Bawaslu,” tukas Irwan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00