Apresiasi Usul Tokoh Semaku, Agusrin dan Rohidin Sebaiknya Bersatu

Jaya Marta

KBRN, Bengkulu : Adanya rencana dua tokoh Seluma, Manna, Kaur (Semaku), Rohidin Mersyah atau Agusrin M Najamudin, maju dalam pemilihan Gubernur  Bengkulu pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang,  terus menjadi buah bibir di masyarakat Bengkulu. 

"Saya bersyukur sekaligus mengapresiasi saran dari tokoh yang dituakan Pak Hamsyir Lair, agar kedua tokoh Semaku yang akan maju pada Pilgub ini, sebaiknya bersatu kemudian berunding, siapa yang pantas maju pada Pilgub Bengkulu," ungkap loyalis sekaligus keluarga dekat mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin, Jaya Marta dalam keterangannya. 

Menurutnya, apa yang disarankan tokoh  Semaku itu, sangat bagus. Apalagi sejalan dengan rencana Sultan Bahtiar Najamudin yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPD RI, sekaligus adik bungsu dari Agusrin M Najamudin, akan mempertemukan kakaknya dengan Rohidin Mersyah, tidak saja membahas persiapan menuju Pilgub, juga terkait program pembangunan Provinsi Bengkulu dalam 5 tahun mendatang. 

Sultan masih mencari waktu yang tepat, untuk mempertemukan mereka, dari pertemuan tsb, diharapkn dpt menghasilkn kesimpulan. Utk diketahui betapa besar dorongan pemerintah pusat, maupun hasil alat ukur dari sejumlah lembaga survey, serta keinginan masyarakat desa maupun kota menginginkan Agusrin maju. Kita tunggu saja hasil pertemuan tersebut," katanya pada Kamis (6/8/2020).

Selain itu Jaya Marta yang melakukan kilas balik perpolitikan 5 tahun lalu, ketika Sultan berencana maju sebagai bakal calon Gubernur Bengkulu, berkomunikasi dgn tokoh2 Semaku, apabila ada yg mau dan mampu menjadi Cagub kita dukung. Tetapi apabila tidak ada yang mau dan mampu, tolong kami di dukung. Pembicaraan itu termasuk di bahas dengan Pak Rohidin. Jawaban Pak Rohidin ketika itu berkosentrasi untuk jadi Bupati Manna. Tetapi beberapa bulan setelah pembicaraan itu, tersiar kabar bahwa Pak Rohidin maju berpasangan dengan Ridwan Mukti. Apakah Bung Sultan marah? ternyata "tidak". 

Bahkan beberapa kali ambil kebijakan Pak Rohidin berdiskusi minta saran dan pendapat pada Agusrin dan Sultan termasuk gagasan untuk maju, kedua kalinya guna berbanah mengejar ketertinggalan.

"Saya nilai betapa besar kebaikan Pak Agusrin dan Bung Sultan terhadap Pak Rohidin. Kebaikan itu hendaknya dijadikan dasar rasional Pak Rohidin untuk bersikap dalam pertemuan nanti, tanpa ada pengaruh dan tekanan dari pihak lain," tutup Jaya Marta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00