KPU Kaur Lakukan Pemutahkiran Data Berkelanjutan 2021

KBRN-Bintuhan:  KPU Kabupaten  Kaur terus melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Hal ini merupakan tindak lanjut Surat KPU RI No. 366 tentang Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021.   KPU melakukan penyisiran dan menerima laporan  masyarakat terhadap potensi adanya perubahan data pemilih, mulai dari pemilih pemula  berusia 17 tahun atau sudah menikah, serta warga yang sudah meninggal dunia, termasuk alih status dari sipil ke TNI/Polri atau dari TNI/Polri ke sipil, pindah status kependudukan, baik yang keluar atau masuk ke Kabupaten Kaur. 

Komisioner KPU Kabupaten Kaur Divisi Teknisi Irpanadi, S.IKom kepada RRI, Rabu (28/7/2021) menjelaskan,  pihaknya melakukan koordinasi dengan SMKN 3 Kaur, terdapat  120 siswa yang sudah berusia 17 tahun. Artinya ada potensi penambahan data jumlah pemilih pada Pemilu 2024 mendatang.

"Kami melakukan penyisiran potensi data pemilih pemula ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK sederajat. Nah dari laporan sudah ada beberapa SMA dan SMK yang didapati data siswa yang usianya sudah 17 tahun sejak April 2021 lalu. Kali ini kita ke SMKN 3 Kaur juga mendapatkan sebanyak 120 siswa yang sudah berusia 17 tahun. Artinya ini ada potensi penambahan data pemilih di pemilu 2024 mendatang”. jelas Irpan.

Dikatakan, dalam melakukan pemutahiran data KPU juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Dukcapil, serta instansi terkait seperti Cabang Dinas Diknas Provinsi  dan Parpol, bertujuan agar masyarakat dapat melapor ke KPU dengan mengisi formulir apabila terjadi perubahan data dengan melampirkan dokumen pendukung lainnya, diantaranya surat kematian bagi warga yang sudah meninggal, warga yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan alih status.

Hasil penyisiran dan pemutahiran data pemilih, akan diumumkan melalui Website KPU dan papan pengumuman serta disampaikan ke instansi terkait dan parpol setiap bulan. 

"Rata-rata potensi pemilih pemula ini siswa kelas 3 tingkat SMA dan SMk sedrajat.  Di Kaur cukup banyak ada lebih dari 10 SMA dan lebih dari 5 SMK. Nah kita akan sisir terus agar potensi pemilih pemula ini dapat terdata dengan valid. Sembari pemutahiran data jika ada yang meninggal atau alih status juga terus dilakukan.” ungkap Irpan..

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00