Calon Ketua Golkar Kota Bengkulu Hanya Satu Nama

KBRN, Bengkulu : Pengurus Partai Golkar Kota Bengkulu telah mengagendakan pemilihan Ketua yang baru pada Selasa, (14/6/2021) besok.

Agenda pemilihan Ketua sekaligus penyusunan program kerja yang baru tersebut, akan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke X.

Dalam pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bengkulu masa bakti 2021-2026 ini, yang sekarang kepemimpinan masih dijabat Pelaksana tugas (Plt) Asnawi A Lamat, disebut-sebut hanya ada satu nama calon, meski sebelumnya sempat mencuat beberapa nama yang akan mencalonkan diri.

Dengan satu nama yang mencalonkan diri itu, dapat dipastikan akan langsung terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Golkar Kota yang baru.

Pengurus DPD 1 Partai Golkar Provinsi Bengkulu Drs H. Sumardi MM ketika dikonfirmasi mengaku, tidak mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota, dan mempersilahkan nama calon yang tidak duduk di kursi legislatif untuk memimpin partai berlambang beringin di Kota Bengkulu ini. Mengingat dengan demikian, diyakininya bisa lebih fokus dalam rangka melakukan pembinaan dan mengembangkan partai, guna menghadapi Pemilu tahun 2024 nanti.

“Sesuai arahan Ketua DPD 1 Partai Golkar Provinsi, pelaksanaan Musda akan berlangsung hingga besok, dapat berjalan lancar. Saya pastikan tidak maju sebagai calon ketua dalam Musda. Dengan itu, hanya ada satu nama yang mencalonkan diri,” kata Sumardi pada Senin, (14/6/2021).

Selain itu Sumardi juga membantah, Musda dengan agenda pemilihan ketua yang baru ada kaitannya dengan suksesi Pilwakot Bengkulu tahun 2024. Melainkan semata-mata untuk mengisi kekosongan pimpinan Partai Golkar di Kota Bengkulu.

Terlebih lagi diakui, sebenarnya ia belum memikirkan sejuah itu. Apalagi sampai ada mengaitkan Musda dengan Pilwakot.

“Berbicara soal Pilwakot, ada mekanisme partai yang harus dilalui. Diantaranya mendaftar dulu, lalu DPP akan memutuskan siapa yang akan diusung. Dengan cara melihat hasil survey dan peluang kader yang akan diusung untuk menang. Artinya berdasarkan elektabilitas,” terang politisi Golkar yang digadang-gadangkan akan maju pada Pilwakot tahun 2024 mendatang.

Ditanya mengenai peluang diusung partai Golkar, ditambahkan Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu ini, jika memang maju tentu bisa diusung partai sendiri. Hanya saja jika tidak, tentu masih ada alternative jalan lainnya.

“Sejauh ini sampai saat ini saya belum berpikir soal Pilwakot. Kita selesaikan terlebih dahulu tugas sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi, baru setelah itu kita susun langkah dan strategi berikutnya,” tutup Sumardi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00