Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Pastikan Festival Tabut 2022 Berbeda

KBRN, Bengkulu: Festival tabut tahun 2022 untuk pertama kalinya masuk dalam agenda wisata yang terakomodir pada Kharisma Event Nusantara (KEN).

KEN merupakan kumpulan event seluruh Indonesia yang menurut penilaian pemerintah pusat memiliki daya tarik tersendiri dan mampu memajukan dunia pariwisata, sosial ekonomi dan budaya masyarakat setempat dan daerah.

Sekertaris dinas pariwisata provinsi Bengkulu Almidianto mengatakan dengan masuknya festival Tabut dalam KEN adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena akan menjadikan festival Tabut turut didukung pemerintah pusat dan juga turut didanai oleh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif.

Festival Tabut tahun ini diyakini akan sangat berbeda dari tahun tahun sebelumnya, karena akan dilaksanakan secara hybrid yakni didalam dan diluar ruangan. Seluruh rangkaian festival Tabut juga akan disiarkan secara langsung sehingga bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Ada acara acara tertentu kita atur akan dilaksanakan di ruangan, ada juga di luar ruangan. Sementara jika ritual Tabut nya kita serahkan pada pihak penyelenggara yakni KKT atau keturunan keluarga Tabut, Karena KKT sudah ada pakem pakem tersendiri dalam pelaksanaan ritual atau rangkaian Tabut yang akan digelar selama 10 hari berturut mukai dari 29 Juli 2022" Ujar Almidianto (18/5/2022).

Menurut rencana Tabut 2022 akan digelar di taman budaya Bengkulu dan halaman rumah dinas gubernur atau balai raya semarak. Sementara opsi lain adalah Balai Buntar dan Pantai Panjang.

Saat ditanyai tentang adanya bazar, pasar rakyat dan acara dukungan lainnya seperti pertunjukan tari dan musik dari 9 kabupaten kota masih dalam pembahasan. Sementara bazar rakyat yang menjadi salah satu pemikat ramainya festival Tabut dari tahun ke tahun juga belum diputuskan akan diselenggarakan atau tidak.

"terus terang secara detail memang belum sampai membahasa hal itu, karena rapat awal tentang Tabut ini bersama KKT juga baru dilakukan kemarin siang (17/5/2022" Ujar Almidianto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar