Gubernur Bengkulu Minta KKT Selesaikan Persoalan Internal

KBRN, Bengkulu : Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta, organisasi KKT Bengkulu untuk menyelesaikan permasalahan internal yang sedang mencuat ke publik.

Mengingat Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak menginginkan masalah tersebut berkepanjangan. Terlebih lagi perhelatan Festival Tabut tahun 2021, waktu efektif tinggal lebih kurang 2 bulan lagi.

“Saya sudah mendengar persoalan internal yang terjadi di tubuh organisasi KKT Bengkulu. Saya minta itu segera diselesaikan melalui duduk satu meja bersama-sama,” kata Gubernur dalam keterangannya pada Jumat, (18/6/2021).

Menurut Gubernur, apabila persoalan internal tidak bisa diselesaikan dengan baik, diperkirakan nantinya akan mengganggu penyelenggaraan Festival Tabut. Khususnya jika menyangkut persoalan dana bantuan dari Pemerintah Daerah. Apalagi disebut sampai dualisme kepengurusan, dapat dipastikan anggaran dana bantuan dari Pemda, sulit untuk dicairkan.

“Jadi kita dari Pemprov minta internal KKT menyelesaikan permasalahan internal mereka. Cari solusi terbaiknya dan jangan ribut,” imbuh Gubernur.

Lebih lanjut mengenai penyelenggaraan event budaya tahunan ini di tengah pandemi, Gubernur Bengkulu menjelaskan, bisa saja diselenggarakan, namun dengan cara yang berbeda. Seperti dalam pembuatan Tabut tidak dalam ukuran besar, melainkan ukuran kecil.

Begitu juga dengan kegiatan ritual dan festivalnya, kata Gubernur, karena masih di tengah pandemi dilaksanakan secara virtual.

“Festival Tabut bukan maksud tidak diselenggarakan, tapi konsepnya berbeda, karena di tengah pandemi. Alternatifnya banyak di gelar secara virtual,” pungkas Rohidin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00