Disarankan Tetap Diselenggarakan, Dewi : Festival Tabut Bisa Lewat Virtual

KBRN, Bengkulu : Kendati di tengah pandemi Covid 19, Festival Tabut Bengkulu pada tahun ini disarankan agar tetap diselenggarakan.

Mengingat keberadaan salah satu festival tahunan ini diketahui sudah masuk dalam Calender Of Event (COE). Terlebih memasukkan festival Tabut itu dalam COE membutuhkan perjuangan.

Pernyataan itu diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI, Hj. Dewi Coryati, M.Si, dalam keterangannya di Bengkulu.

"Buah dari perjuangan yang dilakukan itulah akhirnya kita berhasil memasukkan festival Tabut dalam COE, yang juga berarti sudah mendapat dukungan resmi dari dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) RI. Apalagi festival Tabut itu juga, kita dapat mempromosikan daerah. Jadi kita menyarankan tetap terselenggara, karena juga sudah banyak mendapatkan pujian dari nasional," ujar Dewi pada Selasa, (15/6/2021).

Menurut Dewi, lantaran saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19, tetap saja dalam pelaksanaannya harus di atur sedemikain rupa, sehingga tidak menyebabkan kerumunan dan terciptanya klaster baru penyebaran Covid-19.

“Penyelenggaraan festival Tabut harus dimanajemen secerdas dan sekreatif mungkin, sehingga keselamatan dan keamanan tetap terjaga. Sebenarnya juga bisa dilakukan dengan secara virtual ataupun siaran langsung. Berkaitan dengan rangkaian festival, silakan diatur pihak penyelenggara," jelas Dewi.

Lebih lanjut Anggota DPR RI dari dapil Provinsi Bengkulu ini mengaku, mengenai anggaran tentu Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) yang lebih mengetahuinya, namun di tingkat pusat, pihaknya terus mendorong agar festival Tabut ini dikenal hingga tingkat internasional.

Terakhir, pihaknya sudah berkomunikasi dengan 2 negara lain yang juga memiliki agenda serupa.

“Komunikasi itu belum bisa terlalu jauh, karena pandemi Covid-19 yang melanda. Jadi kita tunggu dulu,” demikian Dewi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00