Gaet Pengunjung Melalui Penguatan Narasi Potensi Parekraf

KBRN, Bengkulu : Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bekerjasama dengan Komisi X DPR RI dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Seluma, pada Sabtu, (12/6/2021) menggelar bimbingan teknis (bimtek) strategi promosi melalui penguatan narasi.

Bimtek dengan menghadirkan peserta para pelaku parekraf dari Kabupaten Seluma dan sekitarnya ini, dibuka oleh Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati.

Seusai membuka bimtek, Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati menyatakan, promosi potensi parekraf bisa melalui apa saja, seperti media massa dan juga media sosial (medsos) yang sebenarnya cukup efektif.

Hanya saja saat mempromosikan potensi itu, Dewi menekankan, tetap harus diawali dengan penguatan narasi, baik itu pada potensi wisata ataupun ekonomi kreatif, seperti produk UMKM berupa makanan, minuman, ataupun lainnya.

“Penguatan narasi merupakan salah satu strategi dalam mempromosikan potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) yang ada di daerah di tengah pandemi Covid 19 ini,” kata Dewi.

Menurut Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini, dalam narasi tentunya harus mampu membuat pembaca seakan-akan bisa melihat langsung potensi parekraf. Dengan itu muncul rasa penasaran, yang akhirnya ingin melihat ataupun merasakan langsung.

Dengan kata lain, kata Anggota DPR RI yang memasuki periode ketiga ini, pada saat membuat narasi, dapat membangunkan ataupun menumbuhkan rasa penasaran pembaca yang nantinya ditargetkan menjadi pengunjung.

“Narasi yang dibuat jangan terlalu lebai/ berlebih-lebihan. Tapi buat lah sesuai kondisi sebenarnya. Misalnya, produk makanan, dalam narasi itu benar-benar menerangkan proses pembuatan hingga saat menyantapnya, termasuk rasanya. Makanya, dalam bimtek ini, peserta diharapkan dapat membuat penguatan narasi untuk potensi parekraf di daerahnya," harap politisi perempuan PAN ini.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf RI, Entin Hartini menyampaikan, untuk mengenalkan potensi parekraf di daerah kepada masyarakat umum, dibutuhkan penyebarluasan informasi.

Oeh karena itu dalam membuat informasi kedepannya agar terlebih dahulu membuat narasi terhadap potensi parekraf yang ada

“Penguatan narasi tersebut harus dimulai dari sekarang, sehingga pada saat pandemi berakhir, kita sudah siap dalam mengupayakan peningkatan kunjungan terhadap potensi parekraf, dan perekonomian dapat kembali bangkit, bukan hanya skala daerah, tapi juga nasional," pungkas Entin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00