Pelaku Wisata Bengkulu Didorong Buat Paket Perjalanan Insentif

KBRN, Bengkulu : Para pelaku wisata di Bengkulu di dorong agar mulai menciptakan paket-paket perjalanan insentif, dengan memanfaatkan destinasi wisata yang ada dalam wilayah Provinsi Bengkulu  

"Perjalanan insentif pada sektor wisata, misalnya family gathering, atau bonus-bonus dari perusahaan terhadap karyawannya dengan cara berwisata. Tujuan dari wisata itu bisa mempererat silatuhrahmi dan memotivasi para karyawan," ungkap Anggota Komisi X DPR RI, Hj. Dewi Coryati disela-sela bimbingan teknis destinasi wisata sebagai perjalanan insentif yang diselenggarakan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) bersama Komisi X DPR RI terhadap pelaku usaha pariwisata yang ada di Bengkulu.

Dewi berharap melalui Bimtek ini kedepan para pelaku wisata di daerah Bengkulu, dapat memanfaatkan peluang tersebut.

Hanya saja memang banyak yang perlu dipersiapkan, seperti penawaran kepada perusahaan, lembaga, ataupun instansi. Mengingat biasanya perusahaan-perusahaan itu memiliki perjalanan insentif wisata akhir tahun.

Oleh karena itu sebelum akhir tahun, Dewi mengingatkan, agar pelaku wisata segera masukkan penawaran, sehingga pihak perusahaan, lembaga ataupun instansi tidak perlu repot-repot lagi ketika mencari tempat wisata. Apalagi wisata perjalanan insentif ini biasanya sudah memiliki budget atau anggaran, walaupun budget tidak sebesar ketika berwisata mandiri.

“Ini sebenarnya peluang untuk membangkitkan sektor wisata. Makanya kita dari DPR RI bersama Kemenparekraf mendorong agar pelaku wisata Bengkulu sudah bisa manfaatkannya, seperti membuat paket wisata yang bakal ditawarkan,” ujar Anggota Fraksi PAN DPR RI ini pada Kamis, (15/4/2021).

Lebih lanjut anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menambahkan, pelaku wisata bisa memanfaatkan peluang itu, karena Bengkulu juga sangat di dukung dengan banyaknya destinasi wisata, sehingga kedepannya peluang ini bisa menjadi bisnis pada sektor wisata.

“Sebetulnya bisnis ini merupakan bisnis yang besar dan jika sudah disiapkan dari sekarang, pada waktu era new normal berjalan, maka pariwisata bisa bergerak dengan cepat. Ketika semuanya sudah disiapkan, mulai dari penawaran dan paket wisatanya, promosi terhadap perjalanan insentif tetap harus dilakukan dan juga memperhatiksn prokes pencegahan covid 19,” pungkas Dewi Coryati.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00