Akui KONI Sudah Terima Hibah Rp 15 Milyar, Mufron Belum Dipanggil

BENGKULU, KBRN: Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron mengaku belum menerim surat pemanggilan terkait proses penyelidikan dugaan korupsi dana hibah KONI yang tengah dilakukan Polda Bengkulu. Kata Mufron, jika dipanggil dirinya tentu akan hadir dan bersikap kooperatif.

Meski demikian Mufron mengakui jika sejumlah pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Namun soal materi pemeriksaan, Mufron mengaku tidak mengetahuinya.

Menurut Mufron, sah-sah saja jika polisi melakukan penyelidikan untuk menindak-lanjuti laporan atau pengaduan yang masuk. Sebagai penyidik, kata Mufron, itu adalah hak penegak hukum.

Disinggung lebih jauh soal hibah bagi KONI, Mufron mengatakan memang KONI sudah menerima sekitar Rp 15 milyar dari DPPKAD Provinsi Bengkulu. Mufron menjelaskan, dana hibah bagi KONI tahun anggaran 2020 itu diterima dua tahap atau dua kali pencairan. Namun kapan persisnya ia lupa. Katanya, sekitar April untuk yang pertama dan sekitar Agustus untuk tahap kedua.

Anggaran ini, kata dia, dikelola KONI untuk membiayai sejumlah kebutuhan, baik KONI sendiri maupun disalurkan bagi pengurus induk cabang olahraga. Termasuk untuk reward bagi atlet dan pelatih yang meraih medali di PORWIL 2019 lalu.

Terkait informasi masih ada atlet dan pelatih yang belum menerima reward, termasuk ada cabor yang menerima dana tak sesuai dengan yang dijanjikan, Mufron justru balik bertanya dana dan cabor yang mana.

Mufron menyatakan, tak semua isu harus dia jawab dan tanggapi. Karena itu dirinya mempersilakan saja penyidik untuk mengusut dan membuktikan jika memang ada indikasi

penyimpangan.

Polisi Periksa Pengurus KONI

Penyelidikan dugaan korupsi dana hibah KONI sendiri masih berlanjut di Polda Bengkulu. Setelah sejumlah pengurus induk cabor, Senin 25 Januari 2021, terpantau beberapa pengurus KONI Bengkulu menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direskrimsus. Mereka adalah Bambang Hermanus, Sekum KONI, dan Rahimandani selaku Wakil Ketua Bidang Anggaran KONI.

Terkait pemeriksaannya, baik Bambang maupun Rahimandani enggan memberi keterangan. Keduanya bahkan terkesan mengelak sehingga tak bisa dikonfirmasi awak media.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00