KPK Pastikan Tindaklanjuti Laporan Kontraktor

BENGKULU, KBRN: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menindaklanjuti laporan pengaduan yang disampaikan Nediyanto Ramadan SH MH selaku kuasa hukum Isnani Marytuti, direktur CV Merbin Indah, yang menjadi tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembangunan pengaman sungai pengendali banjir Kota Bengkulu.

Juru bicara KPK Ali Fikri kepada RRI, Jumat, 22 Januari 2021, mengatakan pihaknya sudah memastikan bahwa laporan yang disampaikan Nediyanto itu memang sudah diterima KPK.

Ia menjelaskan, selanjutnya laporan terkait dugaan korupsi oknum TP4D itu akan diverifikasi dan ditelaah untuk diketahui apakah masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK.

Ali Fikri menambahkan, apabila setelahnya ditemukan setidaknya ada dua bukti permulaan yang cukup maka KPK tentu akan menindaklanjuti dan memprosesnya sesuai ketentuan UU yang berlaku.

KPK, kata Ali Fikri, menyadari peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangat penting, untuk itu masyarakat yang mengetahui adanya dugaan Tipikor dapat melaporkan kepada KPK melalui Pengaduan masyarakat atau call center KPK di nomor 198.

Pra Peradilan

Sementara itu, terkait gugatannya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, selaku kuasa hukum Isniani, Nediyanto Ramadan sendiri juga sudah menerima surat panggilan Pengadilan Negeri Bengkulu untuk menghadiri sidang praperadilan yang telah dijadwalkan pada Rabu, tanggal 27 Januari 2021.

Seperti disampaikan Nediyanto sebelumnya, permohonan praperadilan itu diajukan karena menilai penetapan kliennya sebagai tersangka tidak tepat.  Ia mengatakan, Isnani Martuti telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan pengaman sungai dan pengendali banjir air Kota Bengkulu TA 2019 dengan baik. Pihaknya meminta penyidik Kejaksaan Tinggi Bengkulu objektif dan menelaah kembali penyidikannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00