Dua Ribuan Pil Samcodin di Boneka Beruang, Warga Kepahiang dan Benteng Diamankan

BENGKULU, KBRN: Tim Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang sukses mengungkap pemain pil samcodin di wilayahnya. Dua terduga pelaku beserta ribuan pil sebagai barang bukti berhasil diamankan.

Terduga pelaku pertama yang diringkus adalah LAM (49 tahun). Perempuan itu dijemput polisi Selasa dini hari (19/01/2021) dari kediamannya di Desa karang Endah, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.

LAM ditangkap lantaran terbukti menjual pil samcodin. Tindakan ini bertentangan dengan Pasal 197 Jo Pasal 198 UU RI Nomor 36 tahun 2009 yang berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar dan Setiap orang yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian.”

Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu AKBP. Suparman, S.I.K, M.A.P. melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Welliwanto Malau S.Ik,MH menjelaskan penangkapan LAM berawal dari hasil pengembangan Tim Elang Jupi yang mengamankan anak-anak muda yang sedang mabuk-mabukan di Desa Kuterejo pada Senin malam (18/01/2021).

“Setelah digeledah ditemukan barang bukti sebanyak 255 keping pil atau sebanyak 2550 butir samcodin yang disembunyikan di boneka beruang berwarna merah muda,” ungkapnya.

Saat diintrogasi wanita LAM mengakui bahwa ia telah menjual pil samcodin tersebut kepada anak-anak dan mengatakan bahwa pil tersebut ia dapat dari seorang laki-laki yang bernama WES (32 tahun).

Tim Elang Jupi yang dipimpin Kasat Reskrim langsung ke Desa Tanjung Heran Kec.Taba Penanjung Kab. Bengkulu Tengah dan mengamankan seseorang yang berinisial WES dan ia mengakui bahwa dirinya telah menjual pil tersebut kepada LAM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00