Lima Jaksa Teliti Berkas Korupsi di DPRD Seluma

BENGKULU, KBRN: Kejaksaan Tinggi Bengkulu akhirnya menerima berkas perkara dugaan korupsi pengadaan jasa pemeliharaan perizinan kendaraan di DPRD Kabupaten Seluma tahun anggaran 2017 dari Direskrimsus Polda Bengkulu, Selasa (17/5) siang. 

Adapun berkas perkara atas tiga orang tersangka dibuat dalam dua dokumen. Satu berkas atas nama UL dan OF. Satu berkas lagi atas nama HT. 

Kepala Kejati Bengkulu melalui Kasi Penkum Ristianti Andriani kepada wartawan menjelaskan, setelah menerima berkas pihaknya telah menunjuk lima orang Jaksa untuk meneliti dan menilai. Mereka terdiri dari empat Jaksa Kejati dan satu Jaksa dari Kejari Seluma. 

Dikatakan Ristianti penelitian berkas perkara akan dilakukan selama 14 hari ke depan. Jika masih ada kekurangan maka berkas akan dikembalikan kepada penyidik Polda. Sebaliknya jika sudah lengkap maka akan dilanjutkan dengan tahapan pelimpahan tahap dua, yakni berkas dan tersangka. 

"Apakah nanti akan dilakukan penahanan terhadap para tersangka itu tergantung petunjuk atau arahan pimpinan. Kita belum bisa memastikan sekarang," katanya.

Menurut dia, sekalipun dalam proses penyidikan para tersangka sudah mengembalikan kerugian negara namun hal itu tidak membatalkan proses hukum yang sudah berjalan. Bisa dipastikan perkara ini akan terus berlanjut karena merupakan pengembangan perkara serupa yang telah menjerat tiga pejabat di Sekretariat DPRD Seluma sebelumnya. 

"Pengembalian kerugian negara itu tidak menghapus pidananya. Apalagi kasus ini kan sudah tahap penyidikan dan merupakan pengembangan kasus sebelumnya. Kecuali masih tahap pengumpulan keterangan, bisa saja dianggap sudah ada itikad baik," ujar dia. 

Ristianti mengatakan para tersangka dijerat UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yakni Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 4 junto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar