Napi Kabur dari Lapas Argamakmur, Berhasil Ditangkap

KBRN, Bengkulu : Tim Gabungan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan aparat kepolisian, berhasil menangkap kembali Napi yang melarikan diri dari Lapas Argamakmur.

Napi tersebut berhasil ditangkap pada hari Minggu, (23/1/2022) sore, pada pukul 17.56, di Kelurahan Pulau Baru, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Muko Muko.

Tim Gabungan yang dibentuk oleh Kakanwil Kemenkumham Bengkulu terdiri dari Anggota dari Divisi Pemasyarakatan, Lapas Argamakmur, Lapas Bengkulu dan Rutan Malabero.

Tim bekerja sejak hari Jumat, tanpa kenal lelah menyisir keberadaan napi tersebut. Bahkan keberhasilan ini berkat kerja keras Tim dan sinergitas yang baik dengan Aparat Penegak Hukum, yakni, Kepolisian Resort Bengkulu Utara dan Kepolisian Resort Muko-muko melalui Polsek Ipuh.

Untuk itu, Kakanwil Kemenkumham, Imam Jauhari, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolrest Bengkulu Utara, Kapolrest Muko Muko dan Kapolsek Ipuh.

“Apresiasi yang setinggi-tinggi kepada pihak Kepolisian. Kepada Kapolrest Bengkulu Utara, Kapolrest Muko-muko dan Kapolsek Ipuh yang telah membantu Tim kami dalam pencarian dan pengejaran. Sinergitas dan kolaborasi yang baik, membuahkan hasil. Hanya dalam kurun waktu 2 hari, napi tersebut telah tertangkap kembali, “ demikian Kakanwil.

Untuk diketahui, Napi BASUKI bin HASAN BASRI, umur 50 tahun, melarikan diri dari Lapas Arga Makmur saat membantu membersihkan halaman luar Lapas, yang dikawal 2 orang petugas.

Kaburnya Napi Basuki yang memotong rumput lapangan depan Lapas, saat istirahat untuk makan. Dimana Basuki menyelinap dari pandangan mata petugas dan melarikan diri.

Selain membentuk Tim Pencarian, Kakanwil juga membentuk Tim Pemeriksa yang tugasnya mencari fakta-fakta terjadinya pelarian, apakah ada SOP yang dilanggar atau karena kelalaian pengawal.

Saat ini Tim Pemeriksa masih bekerja, dan hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada Kakanwil dan pimpinan Pusat untuk diambil keputusan sesuai aturan yang berlaku.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar